BeritaEksekutifPemprov Kalimantan Tengah

Kasatgaswil Kalteng Densus 88 AT Polri Kunjungi MUI Kalteng, Bahas Penguatan Sinergi Cegah Radikalisme dan Narkoba

3
×

Kasatgaswil Kalteng Densus 88 AT Polri Kunjungi MUI Kalteng, Bahas Penguatan Sinergi Cegah Radikalisme dan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Kasatgaswil Kalteng Densus 88 AT Polri Kunjungi MUI Kalteng. (Photo/Ist)

PALANGKA RAYA, eNewskalteng.com – Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Kalimantan Tengah Densus 88 Anti Teror Polri, KBP Yulianto Rombe Biantong, S.H., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (15/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi ajang mempererat sinergi antara Densus 88 AT Polri dan MUI Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung upaya menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun ketahanan masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial.

Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah isu strategis, di antaranya dukungan terhadap penindakan tegas terhadap pelaku korupsi yang merugikan masyarakat, pencegahan penyebaran paham radikal, pemberantasan penyalahgunaan narkoba, serta pembahasan mengenai perilaku menyimpang/LGBTQ sesuai dengan pandangan yang disampaikan dalam forum.

Selain itu, pertemuan juga membahas dukungan terhadap langkah Kasatgaswil Kalteng Densus 88 AT Polri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, dan Dinas Pendidikan dalam mengurangi penggunaan gawai atau telepon genggam secara berlebihan di kalangan anak-anak demi mendukung tumbuh kembang dan kualitas pendidikan.

Dari jajaran Pengurus Inti MUI Provinsi Kalimantan Tengah yang hadir dalam pertemuan tersebut yakni Ketua Umum MUI Provinsi Kalimantan Tengah Prof. Dr. H. Khairil Anwar, M.Ag., Wakil Ketua Umum Dr. H. M. Yamin Muchtar, Lc., M.Pd.I., Wakil Ketua Umum H. Abdul Wahid Aha, S.H., Bendahara Umum Dr. Desi Erawati, M.Ag., serta Bendahara Drs. H. Pujo Harianto.

Sementara itu, rombongan Densus 88 AT Polri yang mendampingi Kasatgaswil Kalteng terdiri atas Iptu Ganjar Satriyono, S.Sos., M.A.P., Briptu Andre F. Neta Nyahu, S.H., M.H., dan Briptu Mahendri.

Melalui pertemuan tersebut diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara aparat penegak hukum, tokoh agama, dan pemerintah daerah dalam menjaga persatuan, mencegah berkembangnya paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kalimantan Tengah.(Zen)