Muara Teweh – Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara bersama Dinas Pendidikan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Komisi I DPRD Barito Utara, Rabu (17/6/2026), guna memastikan kesiapan pelaksanaan program bantuan seragam dan perlengkapan sekolah bagi peserta didik menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
Dalam rapat tersebut, Dinas Pendidikan memastikan penyaluran tahap pertama bantuan akan dimulai pada 29 Juni 2026. Program tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak.
Anggota Komisi I DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, mengatakan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan program agar proses distribusi berjalan sesuai jadwal, tepat sasaran, dan berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi.
Menurutnya, bantuan seragam dan perlengkapan sekolah merupakan program yang sangat dinantikan masyarakat sehingga seluruh tahapan pelaksanaannya harus dipersiapkan secara matang.
“Kami ingin memastikan seluruh proses penyaluran berjalan lancar tanpa kendala. Koordinasi antara Dinas Pendidikan, sekolah, dan penyedia barang harus terus diperkuat agar bantuan dapat diterima siswa sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyerahan simbolis bantuan tahap pertama direncanakan bertepatan dengan pelaksanaan Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara pada 29 Juni 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan teknis, termasuk finalisasi data penerima dan koordinasi dengan penyedia barang guna memastikan distribusi dapat berlangsung tepat waktu.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan meliputi seragam sekolah beserta berbagai perlengkapan penunjang kegiatan belajar mengajar yang akan diberikan kepada peserta didik sesuai kriteria program pemerintah daerah.
“Kami berupaya agar seluruh bantuan dapat diterima siswa sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Dengan demikian, peserta didik sudah memiliki perlengkapan yang diperlukan saat memasuki tahun ajaran baru,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pengawasan DPRD yang dinilai menjadi motivasi bagi Dinas Pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rapat berlangsung secara konstruktif dengan membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan, mulai dari kesiapan barang, mekanisme distribusi, hingga langkah antisipasi terhadap berbagai kendala yang mungkin muncul selama proses penyaluran.
Melalui sinergi antara DPRD dan Dinas Pendidikan, program bantuan seragam dan perlengkapan sekolah diharapkan dapat terlaksana secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara.
Di tempat terpisah, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T., menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada dunia pendidikan, salah satunya melalui program bantuan seragam dan perlengkapan sekolah.
Menurut Bupati, pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas sehingga pemerintah berkewajiban memberikan dukungan kepada peserta didik agar dapat mengikuti pendidikan tanpa terkendala keterbatasan ekonomi.
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan. Bantuan seragam dan perlengkapan sekolah ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan semangat belajar peserta didik,” tegas H. Shalahuddin.
Ia berharap seluruh pihak, baik pemerintah daerah, DPRD, sekolah, maupun masyarakat, dapat bersama-sama mengawal pelaksanaan program tersebut agar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan di Kabupaten Barito Utara.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menargetkan peningkatan akses pendidikan yang lebih merata sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda yang cerdas, berdaya saing, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah.












