Muara Teweh, eNewskalteng.com – Serah terima jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara berlangsung khidmat di aula Dinas PUPR setempat, Senin (4/5/2026). Kegiatan ini menandai peralihan kepemimpinan dari pejabat lama kepada pejabat baru sebagai bagian dari rotasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten. Proses sertijab tersebut merupakan tindak lanjut dari pelantikan pejabat struktural yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus menjadi momentum penting untuk menjaga kesinambungan program pembangunan infrastruktur di daerah.
Kepala Dinas PUPR sebelumnya, M. Iman Topik, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pergantian jabatan bukanlah bentuk perpisahan, melainkan bagian dari dinamika pengabdian dalam birokrasi. Ia menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan selama masa kepemimpinannya merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, pembangunan jembatan, hingga penanganan sistem drainase di berbagai wilayah. “Ini adalah hasil kerja bersama seluruh tim. Semua capaian yang ada tidak lepas dari kebersamaan dan kerja keras di lapangan,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada pejabat yang baru agar dapat melanjutkan program yang telah berjalan dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan serta memperkuat integritas dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, tantangan ke depan adalah memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR yang baru, Rodi, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengaku siap mengemban amanah tersebut serta meminta dukungan seluruh jajaran agar pelaksanaan program pembangunan dapat terus berjalan optimal. “Amanah ini akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya. Kami berharap dukungan penuh dari seluruh staf untuk bersama-sama melanjutkan program yang sudah ada,” ujarnya.
Rodi juga menegaskan komitmen untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan infrastruktur dengan mengedepankan prinsip kerja cepat, tepat, dan berkualitas. Ia menyebutkan bahwa semangat percepatan pembangunan akan terus didorong melalui sinergi dan kolaborasi seluruh perangkat dinas, sehingga setiap program dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.(red)












