Muara Teweh, eNewskalteng.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Salah satunya diwujudkan melalui Workshop “50 Teknik Membuka Kelas Anti Ngantuk” yang berlangsung di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Selasa (28/4/2026).
Bupati H. Shalahuddin melalui Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan menyenangkan agar proses pendidikan dapat berjalan lebih efektif. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh materi yang diajarkan, tetapi juga oleh kemampuan guru dalam membangun antusiasme dan semangat belajar peserta didik sejak awal pembelajaran dimulai. “Guru memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai penyampai materi pelajaran, tetapi juga sebagai motivator yang mampu menumbuhkan minat belajar anak-anak di dalam kelas,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati Barito Utara.
Ia menjelaskan, tantangan dunia pendidikan saat ini menuntut tenaga pendidik untuk terus berinovasi dalam menghadirkan metode pembelajaran yang mampu menarik perhatian siswa sehingga mereka tetap fokus dan aktif mengikuti pelajaran. Anak-anak sebagai generasi penerus daerah, lanjutnya, membutuhkan pengalaman belajar yang mampu merangsang rasa ingin tahu, kreativitas, serta kemampuan berpikir mereka sejak usia dini. Workshop tersebut dinilai menjadi sarana yang tepat bagi para guru untuk memperoleh berbagai teknik kreatif dalam membuka pelajaran sehingga suasana kelas menjadi lebih hidup, dinamis, dan tidak monoton.
Melalui penerapan 50 teknik yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut, para pendidik diharapkan dapat membangun interaksi yang lebih baik dengan siswa serta meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. “Dengan suasana belajar yang menyenangkan, peserta didik akan lebih mudah memahami materi sekaligus merasa nyaman selama mengikuti pembelajaran,” katanya. Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan oleh para guru sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik di masing-masing sekolah.
Sebanyak 39 lembaga PAUD dan TK di wilayah Muara Teweh mengikuti kegiatan tersebut dengan menghadirkan narasumber Kang Deden Gurame yang membagikan berbagai strategi kreatif dalam memulai proses pembelajaran. Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan sejak usia dini sebagai fondasi pembangunan daerah di masa depan. Workshop ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, jajaran pengurus PGRI, Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita Persatuan, pengawas sekolah, kepala sekolah, serta guru-guru PAUD dan TK se-Kecamatan Teweh Tengah.(red)












