BeritaEksekutifPemprov Kalimantan TengahPendidikanPeristiwa

UMPR Perkuat Peran Kampus Penggerak SDM Lewat Wisuda, Program D-1 Pertanian, dan Pembangunan Hall

3
×

UMPR Perkuat Peran Kampus Penggerak SDM Lewat Wisuda, Program D-1 Pertanian, dan Pembangunan Hall

Sebarkan artikel ini
Wisuda Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran program Diploma I (D-1) Pertanian dan groundbreaking UMPR Hall, Kamis (23/4/2026). (Photo/Zen)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Universitas Muhammadiyah Palangka Raya menegaskan komitmennya sebagai kampus penggerak pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui rangkaian wisuda Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran program Diploma I (D-1) Pertanian dan groundbreaking UMPR Hall, Kamis (23/4/2026).

 

Dalam prosesi wisuda tersebut, UMPR mengukuhkan sebanyak 723 wisudawan dan wisudawati sebagai bagian dari target 2.100 lulusan sepanjang tahun 2026 yang dibagi dalam tiga gelombang.

Rektor UMPR, Muhamad Yusuf, mengungkapkan bahwa saat ini kampus memiliki sekitar 11.600 mahasiswa aktif yang tersebar di 15 fakultas dan 42 program studi. Hal ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sekaligus meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UMPR sebagai institusi pendidikan tinggi.

“UMPR terus berbenah untuk menjawab kebutuhan daerah, khususnya dalam mencetak SDM yang siap kerja dan berdaya saing,” ujarnya.

 

Sebagai bentuk inovasi, UMPR bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan program D-1 Pertanian berbasis praktik dengan komposisi 70 persen lapangan dan 30 persen teori. Program ini difokuskan pada bidang agroforestri, teknologi alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pascapanen.

 

Program tersebut juga menjadi bagian dari kepercayaan pemerintah daerah kepada UMPR untuk membekali sekitar 2.000 lulusan SMA/SMK melalui pendidikan satu tahun berbasis keterampilan di sektor pertanian.

“Program ini dirancang agar peserta tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga mampu menghasilkan secara ekonomi bahkan sebelum lulus,” jelas Rektor.

 

Ke depan, UMPR juga merencanakan pembukaan program studi baru di bidang pertambangan dan perkebunan sebagai upaya mendukung optimalisasi potensi sumber daya alam Kalimantan Tengah.

 

Dalam rangkaian kegiatan, turut dilakukan peletakan batu pertama pembangunan UMPR Hall berlantai empat yang dirancang tanpa tiang penyangga di bagian tengah dan memiliki kapasitas hingga 7.000 orang. Gedung ini diproyeksikan menjadi ikon baru pendidikan dan kegiatan akademik di Palangka Raya.

 

Rektor menegaskan bahwa pembangunan UMPR Hall sepenuhnya didanai dari pengelolaan internal kampus serta kontribusi alumni, sebagai bentuk kemandirian institusi.

Menariknya, prosesi wisuda kali ini digelar di ruang terbuka di bawah terik matahari. Menurut Rektor, hal tersebut memiliki makna filosofis untuk membentuk karakter lulusan yang tangguh dan siap menghadapi dinamika dunia nyata.

 

“Lulusan UMPR harus siap menghadapi tantangan di lapangan dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(Zen)