Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur, Yolanda Lonita Fenisia, mengatakan bahwa pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 diperkirakan sekitar bulan Juni mendatang, dengan regulasi system zonasi.
“Hingga saat ini, tahapan persiapan terkait SPMB 2026 terus dimatangkan, mulai dari sosialisasi, penyusunan petunjuk teknis (juknis), hingga kesiapan sistem pendaftaran berbasis daring,” ungkap Yolanda, Senin 2 Pebruari 2026.
Ia menjelaskan, tahap pertama untuk persiapan SPMB saat ini telah dilakukan sosialisasi dengan melibatkan kepala sekolah, komite sekolah, dan juga anggota dewan. Sebelumnya pada tanggal 26 Januari juga digelar sosialisasi SPMB anti pungli.
“Pada pelaksanaan SPMB 2026 tidak ada perubahan regulasi. Disdik Kotim masih menggunakan aturan tahun 2025, termasuk penerapan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru,” ujarnya.
Terkait jadwal, Yolanda memastikan proses pendaftaran SPMB akan dimulai pada bulan Juni. Sebelum pendaftaran dibuka, Disdik Kotim kembali akan melakukan sosialisasi lanjutan agar seluruh pihak memahami mekanisme yang diterapkan.
“Pendaftaran dimulai pada bulan Juni. Nanti akan ada sosialisasi lagi, dan saat ini kita tengah mempersiapkan juknis mekanisme persiapan SPMB-nya. Nanti juknis itu juga akan kita sosialisasikan,” tandasya.
Usai menjadi pejabat definitif sebagai Kadisdik Kotim, Yolanda menambahkan, untuk program jangka pendek, dalam waktu dekat akan berkolaborasi dan melaksanakan kerja sama dengan stakeholder terkait, khususnya dalam persiapan SPMB dan juga kegiatan program-program lainnya.
“Untuk program jangka panjang, Disdik Kotim berupaya menuntaskan berbagai persoalan mendasar guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di daerah. Peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya difokuskan pada satu aspek saja, melainkan dilakukan secara menyeluruh,” kata Yolanda.
“Terkait pengembangan kompetensi guru, siswa, hingga sarana dan prasarana, itu semua menjadi prioritas. Jadi tidak ada yang dibedakan, karena peningkatan mutu dan kualitas pendidikan merupakan prioritas utama bagi Dinas Pendidikan,” pungkasnya. (man)












