BeritaEksekutifPemkab Gunung MasPemprov Kalimantan Tengah

Empat Hari Pencarian, Pria Asal Tangerang Ditemukan Tewas di DAS Kahayan

108
×

Empat Hari Pencarian, Pria Asal Tangerang Ditemukan Tewas di DAS Kahayan

Sebarkan artikel ini
Setelah dilaporkan 4 hari hilang, petugas tim gabungan akhirnya menemukan jasad korban di dekat lanting warga setempat.(Photo/ist)

Kuala Kurun, eNewskalteng.com – Setelah empat hari dilaporkan tenggelam, seorang pria asal Tangerang, Banten, akhirnya ditemukan meninggal dunia di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan. Korban bernama Johan Sandi Novaly (26) ditemukan oleh tim gabungan pada Senin (5/1/2026).

Korban sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus saat mandi di pinggiran sungai pada Jumat (2/1) lalu. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi tersangkut di lanting milik warga, sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian di Desa Sepang Kota, Kelurahan Sepang Simin, Kabupaten Gunung Mas.

Proses pencarian melibatkan tim gabungan yang dikoordinasikan Polsek Sepang, terdiri dari personel Polsek dan Koramil Sepang, Basarnas Provinsi Kalimantan Tengah, BPBD Kabupaten Gunung Mas, Tim Tagana, serta dibantu masyarakat setempat. Dalam operasi tersebut, petugas mengerahkan tujuh unit perahu kecil (alkon) dan dua unit perahu karet untuk menyisir aliran sungai selama empat hari berturut-turut.

Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kapolsek Sepang Ipda Abner menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban, sekaligus mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian. “Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Penemuan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi tanpa lelah antara Polri, TNI, Basarnas, BPBD, serta masyarakat. Prioritas kami adalah memastikan korban ditemukan dan dievakuasi secara layak untuk diserahkan kepada keluarga,” ujarnya.

Usai ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan mobil dinas Basarnas menuju Puskesmas Sepang untuk dilakukan pemeriksaan awal. Selanjutnya, Polri mengawal pemulangan jenazah menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangka Raya. “Rencananya jenazah akan segera diterbangkan ke Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan,” tutup Ipda Abner.(kaer)