Muara Teweh, eNewskalteng.com – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Kepala Dinas PUPR M. Iman Topik, serta jajaran teknis, meninjau langsung progres pembangunan tiga jembatan besar yang menjadi prioritas strategis Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kamis (11/12/2025). Peninjauan dilakukan di sejumlah lokasi proyek, di antaranya Jembatan Tumpung Laung, Jembatan Lemo, dan Jembatan Lahei. Ketiga jembatan tersebut diproyeksikan menjadi infrastruktur vital untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta membuka akses ekonomi baru, khususnya di wilayah pedalaman.
Dalam keterangannya, Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa pembangunan jembatan-jembatan tersebut merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan di Barito Utara. “Pembangunan tiga jembatan besar ini menjadi fokus dan prioritas kami. Infrastruktur ini sangat penting sebagai penopang konektivitas masyarakat dan penggerak percepatan ekonomi daerah. Akses antarwilayah harus semakin mudah, aman, dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan jembatan permanen ini juga akan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap transportasi air, terutama di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses jalan darat. “Dengan hadirnya jembatan ini, aktivitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian dan perdagangan, diharapkan berjalan lebih lancar. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk kemajuan Barito Utara,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, menjelaskan bahwa pembangunan ketiga jembatan terus dikebut dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi dan standar keselamatan. “Kami memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis. Monitoring rutin terus dilakukan agar progres tepat waktu dan kualitas konstruksi tetap terjaga,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimistis pembangunan tiga jembatan strategis tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Tumpung Laung, Lemo, Lahei, serta desa-desa sekitarnya. Selain memperlancar distribusi barang dan jasa, proyek ini juga diharapkan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan sektor ekonomi lainnya.
Bupati Shalahuddin berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. “Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan ini tepat waktu. Ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(red)












