BeritaEksekutifHiburanPemkab Barito Utara

DPRD Barito Utara Apresiasi Peresmian Pusat Suaka Owa, Bukti Keseriusan Negara Jaga Keanekaragaman Hayati

121
×

DPRD Barito Utara Apresiasi Peresmian Pusat Suaka Owa, Bukti Keseriusan Negara Jaga Keanekaragaman Hayati

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD barito Utaraq, Patih Herman AB.

Muara Teweh, eNewskalteng.com – Upaya penguatan konservasi satwa liar di Kalimantan terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga legislatif daerah. Peresmian Pusat Suaka Owa di Desa Pararawen, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Jumat (5/12/2025), mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB.

Apresiasi tersebut disampaikan Patih Herman AB pada Sabtu (6/12/2025). Ia menilai keberadaan Pusat Suaka Owa yang dikelola Yayasan Kalaweit Indonesia merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan populasi owa Kalimantan yang saat ini semakin terancam. “Peresmian pusat suaka ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kekayaan hayati. Ini bukan hanya tentang penyelamatan satwa, tetapi juga menyangkut masa depan lingkungan hidup di Barito Utara,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPRD Barito Utara siap memberikan dukungan, baik dari sisi regulasi maupun penganggaran daerah, guna memastikan program konservasi tersebut berjalan berkelanjutan. Menurutnya, pengembangan pusat suaka harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar tanpa mengabaikan prinsip kelestarian lingkungan. “DPRD akan mengawal agar program konservasi ini berkelanjutan. Konservasi harus terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat, edukasi generasi muda, serta penguatan ekonomi berbasis lingkungan,” jelasnya.

Patih Herman AB juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, dan Yayasan Kalaweit Indonesia. Kolaborasi multipihak tersebut dinilai menjadi kunci keberhasilan pengelolaan kawasan konservasi di daerah.

Ia berharap, keberadaan Pusat Suaka Owa dapat meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya menjaga keanekaragaman hayati Kalimantan, khususnya satwa endemik yang dilindungi. “Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga hutan dan satwa endemik. Semoga pusat suaka ini menjadi contoh positif bagi daerah lain di Indonesia,” pungkasnya.(red)