BeritaEksekutifPemkab PalangkarayaPeristiwa

IAHN TP Palangka Raya Gelar Samawartana Bagi Calon Wisudawan

80
×

IAHN TP Palangka Raya Gelar Samawartana Bagi Calon Wisudawan

Sebarkan artikel ini
upacara Samawartana yang diikuti seluruh mahasiswa calon wisudawan sebagai rangkaian akhir sebelum para mahasiswa menjalani prosesi wisuda.(Photo/zen)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya menggelar upacara Samawartana yang diikuti seluruh mahasiswa calon wisudawan sebagai rangkaian akhir sebelum para mahasiswa menjalani prosesi wisuda.

Samawartana merupakan salah satu tradisi penting bagi civitas akademika IAHN-TP, yang menandai berakhirnya masa studi dan persiapan memasuki kehidupan baru sebagai sarjana.

Wakil Rektor III IAHN-TP Palangka Raya, Budi Purnomo, SH., M.Si menegaskan bahwa Samawartana adalah momentum untuk memohon restu kepada Tuhan atas ilmu yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan. Menurutnya, prosesi ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga bentuk spiritualitas yang mengajarkan makna pengabdian dan kesadaran diri.

Budi Purnomo juga menekankan pentingnya etika dalam pelaksanaan upacara Yadnya. Ia menyampaikan bahwa rasa syukur harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari, terutama saat mahasiswa memasuki kehidupan bermasyarakat.

“Belajarlah dari padi, semakin tua semakin menunduk,” pesannya, Selasa (2/12/2025).

Lebih lanjut, Budi Purnomo mengajak seluruh calon wisudawan untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan kontribusi positif di manapun mereka berada. Sebagai generasi terdidik, ia menilai bahwa lulusan IAHN-TP memiliki tanggung jawab moral untuk membawa nilai-nilai kebaikan dalam setiap langkah kehidupan.

Ia mengharapkan, para calon wisudawan tidak hanya bangga menyandang gelar sarjana, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan moralitas yang kuat.

“Dengan bekal pendidikan serta pembinaan yang telah diberikan, para lulusan diharapkan mampu menjunjung tinggi nama almamater dan menyebarkan ilmu yang diperoleh untuk kemaslahatan masyarakat,” harapnya.

Upacara Samawartana ditutup dengan persembahyangan bersama sebagai simbol penyucian diri sekaligus permohonan restu Kepada Tuhan Yang Maha Esa sebelum mahasiswa memasuki tahap kehidupan berikutnya.(Zen)

Penulis : Zendrato

Editor : Andi Kadarusman