BeritaEksekutifPemkab PalangkarayaPeristiwa

BPBD Palangka Raya Imbau Warga Bantaran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan Banjir Kiriman

58
×

BPBD Palangka Raya Imbau Warga Bantaran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan Banjir Kiriman

Sebarkan artikel ini
Analis Kebencanaan BPBD Kota Palangka Raya, Balap Sipet saat diwawancara awak media. (Photozen)

Palangka Raya, eNewskalteng.com -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Kahayan dan Rungan untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya potensi banjir kiriman akibat meningkatnya intensitas hujan di wilayah hulu.

Analis Kebencanaan BPBD Kota Palangka Raya, Balap Sipet menjelaskan bahwa kenaikan debit air sungai terjadi terutama karena curah hujan lebat di daerah hulu yang menjadi bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan. Meski kenaikan debit saat ini belum dalam kategori mengkhawatirkan, tren peningkatan tetap harus diwaspadai.

“Mulainya kenaikan debit air sungai sebagian besar disebabkan hujan sedang hingga lebat di wilayah hulu DAS Kahayan. Ini menjadi indikator awal potensi banjir kiriman yang perlu diantisipasi,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).

BPBD melakukan pemantauan rutin di beberapa titik strategis, seperti Kelurahan Pahandut, Palangka, dan Bereng Bengkel. Hasil pantauan terbaru menunjukkan adanya peningkatan debit meskipun belum berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat. Namun demikian, genangan ringan mulai terlihat di beberapa jalan lingkungan.

Selain pemantauan debit air, BPBD memperkuat koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperoleh informasi perkiraan cuaca yang lebih akurat. Koordinasi ini bertujuan memastikan langkah mitigasi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Kami terus berkoordinasi dengan BMKG mengenai prospek cuaca harian. Informasi ini penting untuk memprediksi kemungkinan naiknya debit air dalam beberapa hari ke depan,” terangnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD juga melakukan edukasi langsung kepada warga kawasan bantaran sungai. Warga diminta menyiapkan langkah-langkah keselamatan dasar, seperti tidak meletakkan barang elektronik di lantai, memeriksa aliran listrik, hingga memastikan akses keluar rumah dalam keadaan aman jika terjadi genangan.

“Daerah kita sering diguyur hujan dengan intensitas bervariasi. Jika hujan di wilayah hulu meningkat signifikan, Kota Palangka Raya sangat mungkin menerima banjir kiriman. Karena itu masyarakat harus tetap siaga,” jelas Balap Sipet.

BPBD menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan pemantauan ketat, edukasi yang berkelanjutan, dan koordinasi lintas sektor, diharapkan potensi dampak dari banjir kiriman dapat diminimalkan.

“Situasi ini masih terkendali, tetapi masyarakat jangan lengah. Kewaspadaan dini adalah kunci untuk mengurangi risiko,” pungkasnya.(Zen)

Penulis : Zendrato

Editor : Andi Kadarusman