BeritaPemkab PalangkarayaPeristiwa

Bentrok Bersenjata di Jalan Taurus VIII, Dua Pria Luka dan Dilarikan ke RS Berbeda

64
×

Bentrok Bersenjata di Jalan Taurus VIII, Dua Pria Luka dan Dilarikan ke RS Berbeda

Sebarkan artikel ini
Screenshot video duel atar dua pria di Jalan Taurus 8, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Minggu (30/11/2025) Malam. (zen)

Palangka Raya, eNewskalteng.com -Suasana tenang di kawasan Jalan Taurus VIII, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, mendadak berubah tegang pada Minggu malam (30/11/2025). Dua warga setempat harus dilarikan ke rumah sakit setelah terlibat pertikaian yang berujung aksi saling serang menggunakan senjata tajam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Informasi yang dihimpun menyebutkan, awal mula konflik hanya persoalan ucapan yang membuat salah satu pria merasa tersinggung. Kondisi pelaku yang diduga berada dalam pengaruh alkohol memperburuk situasi hingga ia mengambil senjata tajam dan mencoba melukai lawannya.

Upaya penyerangan tersebut berubah menjadi perkelahian sengit. Keduanya saling dorong dan berebut kendali atas senjata tajam tersebut. Dalam pergulatan itu, kedua pria tersebut mengalami luka, bukan akibat tusukan langsung, melainkan karena kontak fisik yang keras saat berebut senjata.

Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Palangka Raya, Ipda Helmie, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa kejadian bermula dari hal sepele yang kemudian membesar akibat pengaruh minuman keras.

“Pelaku tersinggung dan saat itu dalam kondisi mabuk. Luka pada kedua pihak muncul karena perebutan senjata tajam, bukan penusukan,” ungkap Ipda Helmie.

Usai kejadian, keduanya segera dievakuasi ke instalasi gawat darurat. Untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan, masing-masing dirawat di fasilitas kesehatan berbeda — satu di RS Bhayangkara Palangka Raya Polda Kalteng dan satu lagi di RSUD dr. Doris Sylvanus.

Hingga Minggu malam, penyidik masih mendalami lebih jauh penyebab bentrokan tersebut. Pihak kepolisian juga menyebut belum menerima laporan resmi dari korban maupun keluarganya.

“Petugas masih bekerja di lapangan untuk mengumpulkan keterangan tambahan,” tambah Ipda Helmie.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa emosi sesaat dan konsumsi alkohol kerap memicu tindakan berbahaya. Polisi mengimbau masyarakat agar menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin dan tidak mudah terpancing provokasi.(Zen)

Penulis : Zendrato

Editor : Andi Kadarusman