Palangka Raya, Enewskalteng.com – Upaya memakmurkan rumah ibadah seperti suro, mushola, dan masjid kembali mendapat perhatian, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga spiritualitas dan kebersamaan. Salah satu pemuka agama di Palangka Raya, yaitu ustadz Ansori menegaskan bahwa memakmurkan masjid bukan hanya rutinitas ibadah, melainkan cerminan keimanan yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Menurutnya, masjid akan benar-benar makmur apabila umat hadir dan menghidupkannya melalui berbagai aktivitas keagamaan. “Memakmurkan masjid adalah amalan yang mulia dan menjadi salah satu tanda keimanan. Caranya dengan datang ke masjid, langgar, mushola, atau suro untuk menegakkan salat berjemaah, mengikuti majelis taklim, dan pengajian,” ujarnya, kepada eNewskalteng, Senin (24/11/2025).
Ia menambahkan, rumah ibadah bukan hanya tempat salat, tetapi juga pusat pembinaan umat. Kegiatan seperti pengajian rutin, majelis taklim, hingga aktivitas sosial dinilai mampu menumbuhkan rasa peduli dan mempererat kebersamaan jamaah.
Selain itu, Ust. Ansori mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid. “Memakmurkan masjid juga berarti menciptakan tempat ibadah yang bersih dan nyaman,” katanya.
Lingkungan rumah ibadah yang terawat diyakini dapat mendorong lebih banyak jamaah untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan.
Dengan semangat kebersamaan dan keterlibatan aktif masyarakat, rumah ibadah dapat menjadi pusat peradaban yang memperkuat iman sekaligus mempererat persaudaraan. Upaya memakmurkan masjid merupakan kontribusi nyata dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis.(kaer)
Penulis : Karina
Editor : Andi Kadarusman












