BeritaDPRD KaltengLegislatif

Santri Jadi Perekat Bangsa dan Motor Inovasi, Tegas Tomy Irawan Diran

85
×

Santri Jadi Perekat Bangsa dan Motor Inovasi, Tegas Tomy Irawan Diran

Sebarkan artikel ini
Tomy Irawan Diran (photo/Ist)

Palangka Raya. eNewskalteng.com — Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) sekaligus Ketua Fraksi PAN, Tomy Irawan Diran, menekankan pentingnya peran santri sebagai garda moral dan intelektual bangsa pada peringatan Hari Santri Nasional 2025. Menurutnya, momentum ini menjadi ajang menegaskan kontribusi santri dalam menjaga moral, intelektualitas, dan semangat kebangsaan di tengah tantangan global.

“Santri hari ini bukan hanya penjaga nilai-nilai keagamaan, tapi juga agen perubahan yang membawa semangat moderasi dan kemajuan. Mereka harus siap bersaing dalam era digital tanpa meninggalkan akhlak dan jati diri kebangsaan,” ujar Tomy, Rabu (22/10/2025).

Tomy menjelaskan, pesantren memiliki potensi besar sebagai pusat pendidikan karakter dan inovasi. Jika dikelola secara modern dan terbuka untuk kolaborasi, pesantren dapat menjadi motor penggerak ekonomi berbasis kemandirian umat. “Pesantren bisa menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat, melalui wirausaha santri, pengelolaan hasil bumi, hingga teknologi terapan berbasis kearifan lokal,” jelasnya.

Selain itu, santri berperan penting dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan bangsa. Nilai-nilai toleransi dan gotong royong yang diajarkan di pesantren menjadi fondasi kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Santri adalah perekat bangsa. Mereka tumbuh dengan nilai cinta tanah air, kedisiplinan, dan keikhlasan. Ini modal sosial penting bagi keberlanjutan pembangunan nasional,” tegas Tomy.

Ia berharap peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga pengingat bagi seluruh elemen bangsa bahwa kekuatan moral dan spiritual harus berjalan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. “Santri adalah harapan bangsa, karena dari pesantren lahir generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdedikasi untuk negeri,” pungkasnya.