Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Meski Kecamatan Pulau Hanaut merupakan wilayah yang potensial, namun akibat keterbatasan listrik membuat banyak aktivitas masyarakat belum optimal. Meratanya distribusi listrik dan stabil akan mendorong sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi tumbuh lebih baik.
Permasalahan tersebut disampaikan politisi partai Demokrat Kotim, Wahito Fajriannor, usai kunjungan kerja Komisi I DPRD Kotim ke PLN UP3 Pangkalan Bun, Jumat (31/10/2025). “Distribusi jaringan listrik yang merata dan stabil adalah upaya mempercepat pembangunan daerah. Karena itu saya berharap, PLN dapat menempatkan proyek Pulau Hanaut sebagai prioritas agar seluruh warga Kotim, termasuk di wilayah pesisir, bisa menikmati manfaat pembangunan yang setara.
Lebih jauh anggota komisi I DPRD Kotawaringin Timur ini menegaskan, pemerataan listrik bukan hanya soal penerangan, tapi juga soal keadilan pembangunan. Warga pesisir juga berhak mendapatkan fasilitas dasar seperti masyarakat lainnya. “Saya berharap pihak PLN segera menuntaskan pekerjaan fisik distribusi penyaluran listrik, sebab sebelumnya telah direncanakan hingga dilakukan pembangunan beberapa pondasi tower sehingga tinggal dilanjutkan saja,” tegasnya.
Wahito menjelaskan, jaringan induk listrik yang direncanakan membentang dari Desa Bagendang, Pulau Lepeh hingga Pulau Hanaut, sebenarnya telah menunjukkan progres awal. Beberapa tiang dan pondasi tower sudah berdiri, menandakan proyek itu mulai berjalan. “Saya meyakini, jika distribusi listrik dari jalur utama tersebut segera terealisasi, warga Pulau Hanaut tidak perlu lagi bergantung pada pasokan dari Kecamatan Seranau yang sering mengalami gangguan dan keterbatasan daya,” tutupnya.(man)












