Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Politisi Partai Nasional Demokrat Kotawaringin Timur, Syahbana, meminta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat, agar bergerak cepat untuk segera menyelesaikan proyek pembangunan fisik, sebab jadwal pelaksanaan tahun anggaran 2024 segera berakhir hingga akhir tahun nanti, Kamis (23/10/2025.
Syahbana mengingatkan, banyak sejumlah proyek yang tengah berjalan namun perkembangan di lapangan penyelesaiannya terkesan lamban, salah satunya pembangunan fisisk disektor pemdidikan. Padahal waktu pelaksanaan tahun anggaran 2024 telah memasuki akhir tahun, namun sejumlah pekerjaan dinilai masih berjalan lambat. “Saya melihat sejumlah proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sektor pendidikan diantaranya rehabilitasi sekolah dan pembangunan ruang kelas baru yang belum rampung. Bahkan, ada pekerjaan yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan,” ujar Syahbana yang juga anggota Komisi III DPRD Kotim ini.
Kepada pihak ketiga atau kontraktor pelaksana oleh Syahbana diminta agar benar-benar menjaga kualitas pekerjaan. Menurutnya, mutu atau kualitas hasil proyek fisik menjadi tanggung jawab bersama antara kontraktor bersama dinas teknis pengawas.
Pada pembahasan rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026, Syahbana juga mengingatkan OPD agar lebih realistis dalam menyusun program. Ia memprediksi anggaran daerah tahun depan diperkirakan turun tajam akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat, dari sekitar Rp2,4 triliun menjadi hanya sekitar Rp1,9 triliun. “Dengan kondisi seperti itu, setiap OPD tentunya harus menerapkan skala prioritas proyek pembangunan. Prioritaskan yang benar-benar penting dan mendesak, seperti infrastruktur pendidikan, kesehatan, dan pelayanan dasar,” pungkasnya. (man)
Penulis : Normansyah/enewskalteng.com
Editor : Andi Kadarusman












