Sampit, eNewskalteng.com — Akibat bangunan sekolah terendam banjir, aktivitas Sekolah Dasar Negeri ‘’Kunjung” Desa Lampuyang, Kabupaten Kotawaringin Timur terpaksa dilakukan menggunakan tenda darurat, Rabu (15/10/2025). Hal ini juga sebagai antisipasi, sebab dilokasi banjir kerap terlihat hewan buaya berkeliaran di sekitar sekolah.
Untuk diketahui, hampir sepekan terakhir, sejumlah titik di wilayah Selatan Kabupaten KotawaringinTimur terendam banjir. Salah satu yang terdampak adalah Sekolah Dasar Negeri Kunjung di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kalimantan Tengah. Air banjir juga masuk merendam ruangan kelas, sehingga menghambat proses belajar mengajar di sekolah dengan 73 murid dan 7 orang guru tersebut.
Menyikapi hal itu, pihak BPBD Kotawaringin Timur akhirnya mendirikan tenda darurat di salah satu halaman rumah warga yang aman dari banjir. Tenda didirikan untuk tempat proses belajar mengajar sementara. ‘’Didirikannya tenda tersebut, juga sebagai antisipasi terhadap hal lain yang mengancam keselamatan murid, Pasalnya di sungai yang berada persis di depan sekolah, kerap terlihat hewan buas buaya berkeliaran, ‘’ ujar Kepala BPBD Kotawaringin Timur Multazam saat ditemui media ini disela mengunjungi Lokasi banjir.
Ditambahkan Multazam, meski proses belajar mengajar dilaksanakan di bawah naungan tenda darurat, para murid tetap tampak semangat mengikuti proses pembelajaran. ‘’Aktivitas pendidikan di tenda darurat seperti ini, akan dilaksanakan hingga nantinya banjir yang merendam sekolah tersbeut benar-benar surut,’’pungkas Multazam.(man)
Penulis : Normansyah/eNewskalteng.com
Editor : Andi Kadarusman












