BeritaPemprov Kalimantan Tengah

Mahasiswa KKN Kelompok 210 Universitas Palangka Raya, Lakukan Edukasi Bahaya Narkoba

658
×

Mahasiswa KKN Kelompok 210 Universitas Palangka Raya, Lakukan Edukasi Bahaya Narkoba

Sebarkan artikel ini
Foto Bersama Penyuluhan Edukasi Narkoba di SMPN 4 Tewah. (Photo/Dokumen KKN210)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Mahasiswa Universitas Palangka Raya melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode I Tahun 2025 melakukan Program Edukasi Narkoba Bagi Siswa/i SMP Negeri 4 Tewah, bertempat di Sekolah SMPN 4 Tewah, Selasa (29/7/2025).

Mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok KKN 210 Desa Tumbang Habaon ini adalah Anjelika (Manajemen), Andika Prayoga (Teknik Informatika), Felly Sabatini (Akuntansi), Gusnia Devianti (Ekonomi Pembangunan), Mauliya Apriyanti (PGSD), Mesra Ratna Sari Telaumbanua, (Manajemen sumberdaya Perairan), Julia (Teknologi Pendidikan), Ornella Arnia Florensia (pendidikan kimia),
Arisumi Ir L tundan (PGSD), Abdullah (manajemen), Angelia Solla (Kedokteran Program Sarjana), (Debby Catur Prasetyo (Pendidikan Teknik Mesin), Gracyela Hutabalian (Kehutanan), (Jonathan Dandy (Agribisnis), (Heja (PGSD) dan Zimon Pereiz, S,Si., M.Sc, (DPL).

Program yang di gagas oleh mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 210 di Desa Tumbang Habaon, Kecamatan Teweh, Kabupaten Gunung Mas ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengetahuan akan bahaya Narkoba.

Salah satu program yang diunggulkan adalah Edukasi Narkoba, yang sekaligus dirasa penting dan menjadi prioritas Kelompok Mahasiswa KKN ini.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok KKN 210 Desa Tumbang Habaon, Zimon Pereiz, S,Si., M.Sc, mengatakan, generasi muda adalah harapan bangsa dan negara sebagaimana kata-kata semboyan.

“Pemuda adalah potensi suatu bangsa, dunia akan jaya apabila pemuda memiliki kekuatan moral, iman, dan intelektual,”kata Zimon.

“Maraknya penyalahgunaan narkoba di Indonesia termasuk Kalteng merupakan suatu beban moral dan harus ada penanggulangannya,” tambahnya.

Lebih lagi, ia menjelaskan bahwa peredaran narkoba di Provinsi Kalteng juga masih cukup tinggi, untuk itu diperlukan semua elemen untuk bekerja sama baik itu BNN pemerintah, POlRI, TNI, ulama dan akademisi dan semua pihak bersinergi dalam memberantas narkoba, untuk menyelamatkan masa depan generasi muda saat ini.

Sementara itu, Ketua Kelompok KKN 210 Desa Tumbang Habaon, Jonathan Dandy mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang bahaya narkotika, khususnya bagi Siswa-siswi SMPN 4 Tewah.

“Kegiatan yang kami lakukan melalui persetujuan dari pihak sekolah SMPN 4 Tewah dan mendapatkan respon positif serta dukungan,” tutur Jonathan.

Selain itu, Jonathan menjelaskan bahwa dalam sosialisasi tersebut kelompoknya memperkenalkan jenis serta bahaya dari pemakaian obat-obatan terlarang seperti narkotika, sabu, rokok, dan ganja. Dilanjutkan pemahaman Gejala Orang Pengguna Narkoba, Dampak Kesehatan Narkoba (Fisik dan Mental), dan Pencegahan Narkoba.

Kelompok KKN 210 Desa Tumbang Habaon berharap, melalui berbagai upaya yang dilakukan ini mampu meminimalisir penggunaan narkoba dari berbagai kalangan serta menekan angka kewaspadaan terhadap bahayanya penggunaannya narkoba.

Adapun kegiatan KKN ini berlangsung selama 1 Bulan dengan pengabdian turun langsung ditengah-tengah masyarakat desa melalui pendekatan pembelajaran (Mengajar), Edukasi UMKM, Penanaman dan Perawatan Bibit, Edukasi Sampah, Pembuatan Plang, Edukasi Menstruasi dan Pembagian Tablet Tambah Darah, Pemeriksaan Gizi Anak (TB dan BB), Pembuatan Taman Baca (Pojok Baca), Edukasi Digital Penggunaan Apk Canva, dan Edukasi HIV AIDS.(YZ)