Palangka Raya, eNewskalteng.com – Sebuah video promosi tempat hiburan malam (THM) yang menawarkan diskon khusus bagi mahasiswa menuai sorotan publik setelah beredar di media sosial. Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Purdiono, secara tegas mengecam strategi pemasaran tersebut yang dinilai tidak pantas dan berpotensi merusak moral generasi muda.
“Mahasiswa itu bukan untuk diarahkan ke tempat hiburan malam. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang sedang menuntut ilmu. Yang seharusnya ditanamkan ke otaknya adalah ilmu pengetahuan dan nilai-nilai positif,” kata Purdiono, Kamis (3/7/2025).
Menurutnya, dunia pendidikan harus steril dari pengaruh negatif yang dapat mengganggu semangat belajar dan integritas moral pelajar maupun mahasiswa. Jika benar THM memberikan potongan harga kepada mahasiswa, hal itu dinilai dapat mencoreng citra pendidikan.
“Kalau mereka diberi keringanan SPP atau biaya pendidikan, itu yang kita dukung. Tapi kalau memang benar ada info terkait diberi diskon masuk diskotik, tentu saya tolak keras. Itu tidak benar,” lanjutnya.
Purdiono pun mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memperketat pengawasan terhadap kegiatan promosi dan operasional THM, agar tidak menyasar kalangan pelajar dan mahasiswa.
“Kalau perlu, beri sanksi tegas. Bahkan cabut izinnya kalau memang terbukti melanggar,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak menolak keberadaan tempat hiburan malam sebagai bagian dari aktivitas hiburan masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar sektor tersebut tidak melibatkan generasi muda yang masih berada dalam masa pendidikan.
“Kita tidak anti hiburan malam. Tapi tolong, jangan libatkan anak-anak yang sedang sekolah atau kuliah. Itu harus jadi perhatian serius,” ujarnya.(y)












