Palangka Raya, eNewskalteng.com – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Provinsi Kalimantan Tengah mempertegas komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, asri, dan nyaman melalui kegiatan kerja bakti rutin. Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan drainase, penataan halaman, serta pemeliharaan area dalam kantor guna mendukung produktivitas kerja pegawai.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisperindag) Provinsi Kalteng, Norhani, menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan agenda tetap yang dilaksanakan dua kali setiap bulan. Selain menjaga estetika, kegiatan ini menjadi langkah antisipatif dalam menghadapi cuaca ekstrem yang kerap terjadi belakangan ini.
“Cuaca saat ini tidak menentu. Intensitas hujan yang tinggi berisiko menyebabkan genangan jika drainase tersumbat sampah atau daun kering. Oleh karena itu, seluruh pegawai bahu-membahu memastikan aliran air lancar agar lingkungan kantor tetap rapi dan indah,” ujar Norhani di sela-sela kegiatan.
Norhani menambahkan bahwa aksi ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan minimal 30 menit sebelum memulai aktivitas. Hal ini juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Kalimantan Tengah agar seluruh Perangkat Daerah senantiasa memelihara kebersihan kantor masing-masing.
“Kegiatan ini tidak hanya berpusat di kantor utama, tetapi juga dilakukan secara serentak di unit kerja lainnya, seperti UPT BPSMB dan Rumah Kemasan,” tambahnya.
Mengingat lokasi kantor yang berada di kawasan strategis jantung Kota Palangkaraya dan berdekatan dengan ikon wisata Bundaran Besar, pemeliharaan lingkungan menjadi prioritas utama. Kabid Industri Disperindag Kalteng, Simon Fahmi Obos, menekankan pentingnya menjaga citra kantor pemerintah di mata masyarakat.
“Kami memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang luas dengan pepohonan rindang. Sebagai kantor yang berada di pusat kota, kita harus menunjukkan budaya bersih dan rapi. Jangan sampai estetika kota terganggu oleh lingkungan kantor yang tidak terawat,” tegas Simon.
Senada dengan hal tersebut, Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Reynette Melani Baboe, mengungkapkan bahwa esensi dari kerja bakti ini melampaui sekadar kebersihan fisik.
“Kegiatan ini sangat efektif untuk membangun disiplin, rasa kebersamaan, dan pola hidup sehat di kalangan ASN. Lingkungan yang bersih akan menciptakan rasa nyaman, sehingga pola pikir menjadi lebih tertib dan berdampak positif bagi kesehatan serta kualitas pelayanan kami kepada masyarakat,” pungkas Reynette.
Melalui konsistensi kegiatan ini, Disperindag Kalteng berharap dapat memberikan contoh nyata bagi instansi lain maupun masyarakat luas dalam menjaga kelestarian lingkungan demi kenyamanan bersama.(zen)












