BeritaDPRD KapuasHiburanLegislatif

Wakil Rakyat Kapuas Thosibae Limin Dukung Pembangunan Waterfront City

148
×

Wakil Rakyat Kapuas Thosibae Limin Dukung Pembangunan Waterfront City

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaqten Kapuas Thosibae Limin.

Kuala Kapuas, eNewskalteng.com – Program pembangunan Waterfront City yang digagas Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mendapat dukungan penuh dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kapuas, Thosibae Limin, menyampaikan apresiasinya terhadap rencana pembangunan kawasan wisata dan ruang publik tersebut, yang dinilai strategis bagi pengembangan wilayah dan peningkatan ekonomi masyarakat. “Kami mendukung program pembangunan Waterfront City ini sebagai kawasan wisata dan ruang publik yang representatif ke depannya,” ujar Thosibae Limin di Kuala Kapuas, Selasa (14/10/2025).

Pembangunan Waterfront City direncanakan berlokasi di sepanjang bantaran Sungai Kapuas, tepatnya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kuala Kapuas. Kawasan ini diharapkan menjadi ikon baru kota serta pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan.

Menurut legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut, proyek ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya tarik wisata, memperindah wajah kota, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. “Sungai Kapuas adalah potensi besar. Jika dikelola dengan baik, Waterfront City bisa menjadi magnet wisata dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain aspek estetika dan ekonomi, Thosibae juga menyoroti manfaat sosial dari pembangunan ini. Proyek tersebut diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar sekaligus menyediakan ruang publik yang nyaman dan layak bagi warga.

Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan agar manfaat proyek dapat dirasakan secara merata. “Pemerintah daerah harus terus melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kapuas I Kecamatan Selat, Thosibae juga mengingatkan agar pembangunan dilakukan dengan perencanaan matang dan memperhatikan aspek lingkungan. “Aspek lingkungan, tata ruang, dan keberlanjutan harus menjadi perhatian utama. Jangan sampai pembangunan justru merusak potensi alam yang kita miliki,” pungkasnya.(ali)