BeritaEksekutifPemkab Kapuas

Wakil Bupati Kapuas, Dodo Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Talabang 2026

11
×

Wakil Bupati Kapuas, Dodo Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Talabang 2026

Sebarkan artikel ini
Wabup Kapuas, Dodo menyemetkan pita Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Talabang 2026 pengamanan arus mudik Idul Fitri di halaman Markas Polres Kapuas, Kamis 12/3/2026. (ist)

Kuala Kapuas, eNewskalteng.com – Wakil Bupati Kapuas, Dodo, memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Talabang 2026 yang digelar di halaman Mapolres Kapuas, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan pengamanan menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Kapuas.

Dalam amanatnya, Wabup Dodo menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bagian penting untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta berbagai unsur terkait dalam menjaga keamanan dan kelancaran perayaan Lebaran.

“Melalui apel ini kita memastikan seluruh personel dan perlengkapan siap mendukung Operasi Ketupat 2026, sehingga masyarakat dapat menjalankan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau berbagai dinamika global yang berpotensi memengaruhi stabilitas nasional, termasuk fluktuasi harga minyak dunia. Meski demikian, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna menjaga kestabilan ekonomi serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG berada dalam kondisi aman. Masyarakat pun diimbau agar membeli sesuai kebutuhan serta tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kelangkaan.

Menurut Dodo, momentum Idul Fitri juga memiliki dampak positif bagi perekonomian daerah karena meningkatnya aktivitas masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran.

“Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Hal ini tentu menjadi peluang sekaligus tantangan dalam memastikan kelancaran mobilitas masyarakat,” ungkapnya.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik tersebut, Polri bersama TNI dan berbagai pemangku kepentingan melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan lebih dari 161 ribu personel gabungan di seluruh Indonesia.

Dalam operasi tersebut, juga akan didirikan berbagai pos pengamanan dan pos pelayanan yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu yang berfungsi sebagai pusat informasi dan bantuan bagi masyarakat selama masa mudik dan arus balik.

Pengamanan akan difokuskan pada sejumlah lokasi strategis dan objek vital seperti masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.

Wabup Dodo juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar mematuhi kebijakan pemerintah terkait pengaturan lalu lintas selama periode mudik dan arus balik, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas serta pembatasan operasional kendaraan angkutan barang.

Selain itu, patroli keamanan di titik-titik rawan juga diminta untuk ditingkatkan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, hingga potensi konflik antar kelompok.

Di akhir amanatnya, Wabup Kapuas turut mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat terjadi selama masa mudik Lebaran.(Z)