BeritaInternasionalTeknologi

Volkswagen Targetkan Teknologi Mengemudi Otonomos Level 3 Siap pada 2027

4
×

Volkswagen Targetkan Teknologi Mengemudi Otonomos Level 3 Siap pada 2027

Sebarkan artikel ini
Foto yang diabadikan pada 12 Agustus 2026 ini menunjukkan suasana di pusat pengujian CARIZON di Shanghai, Tiongkok timur. Volkswagen mengembangkan teknologi pengemudian otonomosnya di Tiongkok melalui CARIZON, perusahaan patungan antara anak usaha perangkat lunaknya, CARIAD, dan perusahaan teknologi Tiongkok, Horizon Robotics. (Volkswagen Group China/Xinhua)

HEFEI, 28 Oktober (Xinhua), eNewskalteng.com — Produsen otomotif Jerman, Volkswagen, mulai menguji teknologi pengemudian otonomos Level 3 di sejumlah jalan umum di Hefei, Provinsi Anhui, Tiongkok timur. Pengujian tersebut dilakukan setelah perusahaan memperoleh izin uji jalan, menurut pengumuman Volkswagen Group China pada Senin (26/10).

Izin itu memungkinkan Volkswagen menguji teknologi tersebut dalam kondisi lalu lintas nyata dan mengumpulkan data dalam skala besar. Perusahaan menargetkan teknologi pengemudian otonomos Level 3 siap digunakan pada 2027. “Keselamatan dan keandalan menjadi prioritas utama Volkswagen dalam pengembangan pengemudian otonomos. Izin ini memungkinkan kami melakukan pengujian di lalu lintas nyata di Hefei sekaligus mengumpulkan data secara masif,” kata Ralf Brandstätter, chairman sekaligus CEO Volkswagen Group China.

Pengemudian otonomos Level 3 merupakan sistem otomatisasi bersyarat yang memungkinkan kendaraan menjalankan tugas mengemudi secara mandiri dalam kondisi tertentu. Namun, pengemudi tetap harus siap mengambil alih kendali ketika sistem memintanya. Volkswagen mengembangkan teknologi tersebut di Tiongkok melalui CARIZON, perusahaan patungan antara CARIAD, anak usaha perangkat lunak Volkswagen, dan perusahaan teknologi Tiongkok, Horizon Robotics. Selain itu, grup tersebut telah memperkenalkan Hyper Sense 8, sistem bantuan pengemudi canggih atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) untuk berbagai skenario. Volkswagen juga mengembangkan cip sistem-on-chip (SoC) C7H yang dirancang untuk mendukung kemampuan pengemudian otonomos hingga Level 4.

Volkswagen Group telah menginvestasikan lebih dari 3,5 miliar euro di Hefei. Kota tersebut menjadi lokasi Volkswagen Group China Technology Company, pusat penelitian dan pengembangan terbesar Volkswagen di luar Jerman, yang menaungi sekitar 3.000 tenaga profesional litbang. Hefei juga merupakan salah satu pusat industri kendaraan energi baru (NEV) di Tiongkok. Pada 2025, kota itu memproduksi lebih dari 1,37 juta unit NEV, tertinggi di antara kota-kota di negara tersebut. Sejumlah produsen otomotif besar, seperti JAC, BYD, dan NIO, turut beroperasi di wilayah itu.

Pengembangan teknologi otonomos di Tiongkok berlangsung seiring perluasan penggunaan kendaraan tersebut dalam kerangka regulasi. Pada Desember 2025, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok memberikan persetujuan bersyarat kepada dua model kendaraan listrik berfitur Level 3 buatan Changan Automobile dan Arcfox milik BAIC Motor untuk menjalani uji coba di ruas jalan tertentu di Chongqing dan Beijing.

Pada Juli 2026, Tiongkok juga menerbitkan standar keselamatan nasional wajib bagi kendaraan kategori M dan N yang dilengkapi sistem pengemudian otonomos Level 3 dan Level 4. Standar tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Juli 2027, dengan ketentuan mengenai kemampuan mengemudi dinamis, interaksi manusia-mesin, serta pemberitahuan kepada pengguna untuk mencegah penyalahgunaan sistem.(red)