Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2026 telah memasuki seleksi minat dan bakat. Artinya seleksi ini merupakan tahapan paling krusial untuk menentukan peserta yang terpilih maupun dinyakatan gugur sebagai anggota Paskibraka Kotim 2026.
Dengan semangat tak kenal lelah dan pantang mundur, sebanyak 94 pemuda-pemudi terbaik dari 13 kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur berupaya maksimal menampilkan yang terbaik pada tahapan seleksi minta dan bakat yang dipusatkan di gerdung Serba Guna Sampit, Rabu (8/4/2026).
Menurut Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa dari Badan Kesbangpol Kotawaringin Timur, Naning Sugiharti, seleksi minat dan bakat Paskibraka adalah bagian dari seleksi kepribadian yang bertujuan menilai potensi, keterampilan, dan karakter calon anggota di luar kemampuan fisik.
Tahap ini sering kali melibatkan tes wawancara, dan penampilan bakat khusus secara langsung untuk menguji mental, kepercayaan diri, dan kepemimpinan sesuai standar BPIP. “Tes minat dan bakat menjadi momen yang tak kalah berkesan. Di balik ketegasan dan kedisiplinan, para calon Paskibraka menunjukkan sisi humanis mereka. Seperti menari tarian daerah hingga peragaan gerakan pencak silat, bahkan ada yang menunjukkan keterampilan dalam bidang olahraga badminton, bola voli dan yang lainnya,” tegas Naning.
Salah satu calon Paskibraka Kotim 2026, Fakhri Azani mengaku bangga mampu menjalani sejumlah tahapan hingga seleksi minat dan bakat. Baginya di seleksi ini merupakan tahapan akhir untuk menentukan peserta, apakah terpilih atau dinyatakan gugur. “Tentunya seleksi minat dan bakat calon paskibraka merupakan tahapan krusial untuk mengukur kepribadian, kreativitas, dan potensi non-fisik peserta. Seleksi ini dilakukan untuk memastikan bahwa anggota Paskibraka tidak hanya unggul secara fisik dan baris-berbaris, tetapi juga memiliki kepribadian, tata krama, dan nasionalisme yang kuat,” tegas Fakhri. (man)












