BeritaEksekutifKesehatanPemprov Kalimantan TengahPeristiwa

RSUD dr. Doris Sylvanus Gelar Evaluasi Program PPI 2025 dan Paparkan Rencana Kerja 2026

93
×

RSUD dr. Doris Sylvanus Gelar Evaluasi Program PPI 2025 dan Paparkan Rencana Kerja 2026

Sebarkan artikel ini
Rapat Koordinasi Evaluasi Program Kerja Tahun 2025 sekaligus pemaparan Program Kerja Tahun 2026, Kamis (5/2/2026).(Photo/z)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya menyelenggarakan Rapat Koordinasi Evaluasi Program Kerja Tahun 2025 sekaligus pemaparan Program Kerja Tahun 2026, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula 1A/1B Lantai 2 Gedung Pendidikan RSUD dr. Doris Sylvanus.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komite PPI, dr. Erlina A.S. Sigai, Sp.An, Subsp.An.TI (K), dan dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus, Dr. dr. Suyuti Syamsul, MPPM, jajaran pejabat struktural, ketua kelompok staf medis, para ketua komite, kepala instalasi dan unit, kepala ruangan, serta Infection Prevention and Control Link Nurse (IPCLN).

Dalam arahannya, Plt. Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus menegaskan bahwa pencegahan dan pengendalian infeksi merupakan salah satu indikator penting dalam peningkatan mutu pelayanan rumah sakit dan keselamatan pasien.
“Kunci dari pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit adalah kepatuhan staf dalam melakukan kebersihan tangan. Seluruh petugas diharapkan terus meningkatkan kepatuhan tersebut guna meningkatkan mutu pelayanan serta menjamin keselamatan pasien melalui pengurangan risiko infeksi,” ujar Suyuti Syamsul.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh unsur rumah sakit dalam membangun budaya keselamatan pasien yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Komite PPI, dr. Erlina A.S. Sigai, menyampaikan bahwa keberhasilan program PPI memerlukan keterlibatan aktif seluruh tenaga kesehatan dan unsur pendukung pelayanan rumah sakit.

“Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di rumah sakit merupakan serangkaian upaya wajib yang bertujuan melindungi pasien, petugas kesehatan, pengunjung, serta masyarakat sekitar dari risiko infeksi yang didapat selama pelayanan di fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Melalui kegiatan evaluasi ini, Komite PPI meninjau capaian program tahun 2025 sekaligus merumuskan langkah strategis tahun 2026, antara lain penguatan kepatuhan terhadap standar prosedur PPI, peningkatan peran IPCLN di setiap unit pelayanan, serta pengawasan dan monitoring yang lebih terukur terhadap kejadian infeksi terkait pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RSUD dr. Doris Sylvanus dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien.(zen)