PALANGKA RAYA, eNewskalteng.com – Peluang Rahmat Nasution Hamka kembali menakhodai Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Tengah semakin terbuka lebar. Hingga Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kadin Kalteng digelar di Hotel Best Western Palangka Raya, Jumat (10/7/2026), Hamka menjadi satu-satunya nama yang diusulkan Kadin kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah sebagai calon Ketua Kadin periode 2026–2031.
Musprov yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, mengusung tema “Sinergi Dunia Usaha untuk Mewujudkan Kalteng Berkah, Kalteng Maju dan Kalteng Sejahtera (Produktif, Berkelanjutan, Berdaya Saing)”.
Forum lima tahunan tersebut menjadi momentum penting menentukan arah organisasi sekaligus memperkuat kolaborasi dunia usaha dengan pemerintah.
Ketua Kadin Kalimantan Tengah, Rahmat Nasution Hamka, menegaskan Musprov merupakan amanat organisasi yang wajib dilaksanakan setiap lima tahun sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kadin.
“Musprov adalah mekanisme organisasi lima tahunan dalam kepemimpinan,” ujarnya.
Hamka mengungkapkan, seluruh Kadin kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah telah memberikan dukungan kepadanya untuk kembali memimpin organisasi tersebut.
“Teman-teman Kadin di kabupaten dan kota mencalonkan serta meminta kepemimpinan ini dilanjutkan,” katanya.
Meski penetapan resmi tetap menunggu keputusan sidang Musprov, kondisi tersebut membuat peluang Hamka untuk kembali terpilih secara aklamasi semakin besar.
Tak hanya soal kepemimpinan, Hamka juga menyoroti pentingnya percepatan hilirisasi industri di Kalimantan Tengah. Menurutnya, daerah ini memiliki potensi besar membangun kawasan industri terintegrasi agar komoditas unggulan tidak lagi dijual sebagai bahan mentah, melainkan diolah menjadi produk bernilai tambah.
Ia meyakini pengembangan kawasan industri akan meningkatkan daya saing daerah, membuka lapangan kerja baru, memperkuat investasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui Musprov VIII ini, Kadin Kalimantan Tengah diharapkan melahirkan kepemimpinan yang solid serta program-program strategis yang mampu memperkuat sinergi dunia usaha dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing.(Zen)












