BALIKPAPAN, eNewskalteng.com – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Linae Victoria Aden menghadiri Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri, Selasa (5/5/2026). Forum yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang digelar di Platinum Hotel and Convention Hall Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).
Hadir mendampingi Pj. Sekda Kalteng, antara lain Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalteng Syahfiri dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Suyuti Syamsul. Selain itu, Bupati/Wali Kota se-Kalteng juga hadir dalam forum kali ini yang berfokus pada sinergi strategis daerah dalam menjawab tantangan dan memperkuat daya saing nasional melalui akselerasi penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, pengendalian inflasi, dan creative financing.
Sementara itu, forum ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin, Bupati Sukamara Masduki, dan Wali Kota Bontang Neni Moernian.
Dalam pengantarnya, Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengakui bahwa saat ini menjadi masa-masa yang tidak mudah bagi Kepala Daerah. Di mana, ada 3 tantangan sekaligus yang saat ini dihadapi Kepala Daerah, yakni situasi geopolitik yang bisa berdampak pada kenaikan harga BBM, inflasi, dan pangan serta banyaknya program nasional yang harus dikawal bersama agar semua bantuan dan program langsung sampai ke rakyat.
“Yang ketiga, Bapak/Ibu punya janji elektoral. Bapak/Ibu juga punya kewajiban untuk memenuhi kebutuhan dasar, membayar TPP, kemudian menyelesaikan kewajiban-kewajiban yang apabila itu dijalankan, maka posisi politik Bapak/Ibu pasti akan baik,” papar Wamendagri.
Ia pun menegaskan sinergi saat ini tidak hanya berorientasi pada kelembagaan formal, tetapi juga langsung pada isu-isu sektoral karena seringkali isu sektoral lebih cepat berjalan dengan baik tanpa dibungkus kelembagaan. “Tidak perlu kelembagaan dulu, tapi silakan bekerja sama untuk saling mengisi mengatasi inflasi. Kita berharap inisiatif-inisiatif sektoral melampaui pendekatan-pendekatan kelembagaan yang formal karena kita ingin bergerak lebih cepat,” pungkasnya. (Zen)












