Palangka Raya, eNewskalteng.com – Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap 3 Desember menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai isu penyandang disabilitas, sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif. Peringatan ini juga menegaskan komitmen terhadap pemenuhan hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas di bidang politik, sosial, ekonomi, dan budaya.
Dari pantauan media ini, di SLBN 1 Palangka Raya menunjukkan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung seperti biasa tanpa perayaan khusus. Hal ini karena peserta didik dari tingkat SD hingga SMA sedang mengikuti ujian akhir semester menjelang libur Natal.
Meski demikian, Kepala SLBN 1 Palangka Raya, Anita, memastikan sekolah tetap berpartisipasi dalam rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional. Sebanyak 25 siswa dijadwalkan tampil dalam pentas seni tari pada 7 Desember mendatang di Bundaran Besar Palangka Raya sebagai tamu undangan. “Momen Hari Disabilitas tahun ini menjadi pengingat tantangan yang dihadapi guru-guru sekolah khusus, terutama dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus seperti autisme yang memiliki karakteristik berbeda,” ujarnya, Kamis, (4/12/2025).
Salah satu siswa tingkat SMP, Clorinda, penyandang tunarungu, mengaku senang dapat mengekspresikan diri melalui tari daerah. Ia akan tampil bersama rekan-rekannya pada puncak peringatan 7 Desember.
Sementara itu, guru pendamping dan pengajar tunarungu, Reni Marliana, menceritakan perjalanan kariernya yang dimulai sejak 2012 sebagai guru honorer sebelum menerima beasiswa Pendidikan Luar Biasa (PLB) di Banjarmasin. “Menjadi guru bagi penyandang disabilitas membutuhkan ilmu, kesabaran, dan ketulusan. Apa pun karakter anak-anak SLB, jika dihadapi dengan pemahaman, mereka akan merespons dengan penuh kepercayaan,” katanya.
Peringatan Hari Disabilitas Internasional diharapkan terus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap penyandang disabilitas melalui seminar, kampanye sosial, diskusi publik, dan praktik baik di sekolah inklusif, sehingga tercipta lingkungan yang ramah dan setara bagi semua.(kaer)
Penulis : Karina
Editor : Andi kadarusman












