BeritaKesehatanNasionalPemkab Barito Utara

Penghargaan Penurunan Pengangguran Jadi Cerminan Bergeraknya Ekonomi Barito Utara

2
×

Penghargaan Penurunan Pengangguran Jadi Cerminan Bergeraknya Ekonomi Barito Utara

Sebarkan artikel ini
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin photo bersama setelah menerima aptresiasi pemerintah daerah berprestasi kategori penurunan tingkat pengangguran.(Photo/Diskominfo)

Muara Teweh, eNewskalteng.com – Keberhasilan Kabupaten Barito Utara meraih penghargaan sebagai daerah dengan capaian terbaik dalam penurunan tingkat pengangguran dinilai merupakan hasil dari keterpaduan berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah selama beberapa tahun terakhir.

Capaian tersebut tidak hanya mencerminkan berkurangnya jumlah pencari kerja, tetapi juga menunjukkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta membaiknya iklim investasi dan kesempatan kerja di daerah. Pandangan tersebut disampaikan oleh Mahyudin Abdul Gani usai berdiskusi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, di Muara Teweh, Jumat (8/5/2026).

Menurut Mahyudin, penurunan tingkat pengangguran tidak dapat dipisahkan dari pergerakan sektor pembangunan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih luas. Ia menilai tingginya realisasi belanja pemerintah daerah turut memberikan efek berganda terhadap masyarakat melalui pelaksanaan berbagai proyek pembangunan, peningkatan aktivitas usaha, hingga terciptanya peluang kerja baru. “Ketika pembangunan berjalan dan anggaran terserap dengan baik, maka roda ekonomi masyarakat ikut bergerak. Dampaknya tentu akan berpengaruh terhadap penurunan angka pengangguran,” ujarnya.

Selain faktor pembangunan, kebijakan pemerintah daerah dalam membuka peluang kerja melalui rekrutmen aparatur sipil negara juga dinilai memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja di daerah. Mahyudin menambahkan bahwa keberhasilan tersebut harus dipandang sebagai hasil kolaborasi berbagai sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha hingga masyarakat yang bersama-sama menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, M. Iman Topik, menegaskan bahwa tantangan berikutnya adalah menjaga keberlanjutan capaian tersebut melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, dunia kerja ke depan membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya tersedia secara jumlah, tetapi juga memiliki keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Karena itu, penguatan pendidikan vokasi, pelatihan keterampilan, serta peningkatan kompetensi generasi muda perlu menjadi perhatian bersama agar mampu menciptakan tenaga kerja yang kompetitif. “Ke depan, kualitas SDM akan menjadi faktor utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan menekan angka pengangguran secara berkelanjutan,” katanya.

Pendapat serupa disampaikan oleh Fahmi R. Kubra yang menilai penghargaan tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar bagi daerah. Ia menekankan pentingnya kesinambungan antara pembangunan ekonomi dan peningkatan kualitas manusia agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Menurut Fahmi, investasi pada pendidikan, pelatihan keterampilan, serta pengembangan generasi muda merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah di masa mendatang. “Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari seberapa besar kesempatan yang tercipta bagi masyarakat untuk berkembang dan meningkatkan taraf hidupnya,” ujarnya.(red)