Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Momentum Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118, agar dimaknai sebagai pengingat pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah dan bangsa.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kotim, Irawati, saat menjadi Pembina upacara yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Kotim. Peringatan tiga momentum besar ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa membangun daerah dan memajukan bangsa tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama, gotong royong dan sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Semangat Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat harus menjadi pegangan dalam melanjutkan pembangunan di Kotim di tengah tantangan global yang terus berkembang, mulai dari perubahan ekonomi, perkembangan teknologi hingga perubahan iklim,” ujarnya, Senin 11 Mei 2026.
Irawati menyatakan, kondisi global saat ini menuntut pemerintah daerah menjalankan pembangunan secara lebih efisien, tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik. “Khusus pada Hari Pendidikan Nasional, saya menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat literasi digital dan mendorong generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan inovasi,” katanya,
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kotim – Yolanda Lonita Fenisia, menegaskan komitmen untuk mewujudkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 yang objektif, transparan dan akuntabel. “Penandatanganan komitmen bersama dilakukan sebagai langkah memperkuat pengawasan sekaligus memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan sesuai aturan tanpa adanya praktik pungutan liar (pungli), tandasnya.
Yolanda menegaskan, Pemerintah Daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat literasi digital dan mendorong generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan inovasi. “Saya juga mengingatkan generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton di era modern, tetapi ikut mengambil bagian dalam kemajuan teknologi dan pembangunan daerah,” pungkasnya. (man)












