BeritaDPRD PalangkarayaLegislatif

Pendekatan Berbasis Kajian Ilmiah Dinilai Kunci Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

12
×

Pendekatan Berbasis Kajian Ilmiah Dinilai Kunci Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi

Palangka Raya, eNewskalteng.com — Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, menegaskan pentingnya penerapan pendekatan berbasis riset dan kajian ilmiah dalam penyusunan kebijakan lingkungan hidup. Menurutnya, persoalan kebersihan dan pencemaran lingkungan yang semakin kompleks memerlukan penanganan yang terukur, sistematis, dan didukung data yang akurat.

Hasan menilai berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi saat ini tidak dapat diselesaikan hanya dengan metode konvensional. Karena itu, pemerintah daerah perlu mengedepankan hasil penelitian dan analisis ilmiah sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan maupun program pengelolaan lingkungan. “Mengingat permasalahan lingkungan yang terus berkembang, maka diperlukan solusi yang berlandaskan data dan kajian ilmiah agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, kebijakan yang disusun berdasarkan data valid akan lebih efektif dalam menjawab persoalan lingkungan, sekaligus mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah. Hasan juga menyoroti pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dan lembaga penelitian dalam mendukung pemerintah daerah menyusun strategi pengelolaan lingkungan. Peran akademisi dinilai sangat penting untuk menyediakan kajian yang objektif dan komprehensif sebagai dasar pengambilan keputusan. “Setiap kebijakan yang dirumuskan harus bersandar pada data yang valid serta hasil kajian yang terukur supaya program yang dijalankan tidak bersifat sementara, melainkan memberikan dampak jangka panjang,” katanya.

Lebih lanjut, ia mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya membangun kerja sama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan dengan kalangan akademisi serta lembaga riset. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi dan solusi yang sesuai dengan karakteristik lingkungan daerah. Hasan menilai pendekatan berbasis riset tidak hanya membantu menyelesaikan persoalan yang sudah terjadi, tetapi juga dapat menjadi instrumen pencegahan terhadap berbagai potensi permasalahan lingkungan di masa mendatang.

Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat reaktif terhadap persoalan yang muncul, melainkan lebih mengedepankan langkah-langkah preventif yang berkelanjutan dan terencana. “Melalui sinergi dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian, diharapkan lahir kebijakan lingkungan yang lebih komprehensif serta berfokus pada pencegahan yang berkelanjutan,” tegasnya.(nis)