PALANGKA RAYA, eNewskalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan dan RSUD dr. Doris Sylvanus menggelar layanan operasi katarak gratis dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung pada 2–5 Juni 2026 di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, mengatakan layanan operasi katarak gratis merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di sektor kesehatan yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Ini merupakan salah satu rangkaian Hari Jadi ke-69 Kalimantan Tengah. Kesehatan menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah karena sangat mendukung proses pembangunan yang baik di daerah,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan operasi katarak, Selasa (2/6/2026).
Menurut Linae, layanan tersebut tidak hanya mencakup tindakan operasi, tetapi juga pemeriksaan kesehatan hingga layanan pascaoperasi yang diberikan secara gratis kepada peserta.
Peserta operasi berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Namun, sebelum menjalani tindakan medis, seluruh calon pasien diwajibkan mengikuti proses skrining guna memastikan kondisi kesehatannya memenuhi persyaratan medis.
Dari total 70 orang yang mendaftar, sebanyak 49 pasien dinyatakan memenuhi syarat dan dapat menjalani operasi katarak.
“Tidak semua yang mendaftar bisa langsung dioperasi. Ada persyaratan medis yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Setelah melalui proses skrining, sebanyak 49 pasien memenuhi syarat untuk dilakukan operasi,” jelasnya.
Linae mengungkapkan program operasi katarak gratis bukan kali pertama dilaksanakan. Kegiatan serupa rutin digelar sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Bahkan, pada bulan sebelumnya, layanan yang sama juga telah dilaksanakan di Kabupaten Kapuas.
Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu yang membutuhkan penanganan katarak, dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.
“Kami berharap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dari kalangan kurang mampu, dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak melalui program ini,” pungkasnya.(zen)












