PURUK CAHU, eNewskalteng.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan teknologi digital. Upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Pelatihan Digital Marketing UMKM Tahun 2026 di GPU Tira Tangka Balang, Senin (12/10/2026). Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Murung Raya, Lynda Kristiane, mewakili Bupati Heriyus itu berlangsung selama dua hari, yakni 12–13 Oktober 2026. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan pelaku usaha dalam memasarkan produk secara daring, mengelola bisnis, serta memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkuat daya saing produk lokal.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Lynda menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain strategi pemasaran, pelaku usaha juga diingatkan untuk memperhatikan pengelolaan keuangan. Pencatatan pemasukan, pengeluaran, modal, hingga keuntungan dinilai penting agar kegiatan usaha dapat berjalan secara terencana dan berkelanjutan. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, jumlah UMKM di Murung Raya diperkirakan meningkat dari sekitar 7.000 menjadi 9.000 unit. Pertumbuhan ini perlu disertai peningkatan mutu produk, kualitas kemasan, pelayanan, dan manajemen usaha.
Pelaku UMKM juga didorong memanfaatkan berbagai platform perdagangan digital, seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop, untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Di samping peningkatan kapasitas usaha, Pemkab Murung Raya mendukung pengembangan UMKM melalui program Kredit Usaha Bersubsidi guna memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
Melalui pelatihan tersebut, pemerintah daerah berharap UMKM semakin mampu bersaing, meningkatkan pendapatan, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Murung Raya menuju daerah yang semakin maju dan sejahtera. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, perwakilan perbankan, serta para narasumber.(red)












