Pemkab Murung Raya

Pemkab Murung Raya Perkuat Kompetensi Aparatur untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

3
×

Pemkab Murung Raya Perkuat Kompetensi Aparatur untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
Bupati Murung Raya Heriyus yang diwakili Asisten III Setda Murung Raya, Andri Raya saat menyampaikan sambutan.(Foto/Diskominfo)

Bandung, eNewskalteng.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia aparatur guna meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2026 yang digelar di Bandung, Selasa (3/11/2026). Kegiatan tersebut dibuka Bupati Murung Raya Heriyus yang diwakili Asisten III Setda Murung Raya, Andri Raya. Pelatihan ini melibatkan aparatur dari sejumlah perangkat daerah yang memiliki tanggung jawab dalam pelaksanaan SPM.

Penyelenggaraan diklat mendapat dukungan Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri II BPSDM Kementerian Dalam Negeri bersama BKPSDM Kabupaten Murung Raya.

Dalam sambutan tertulis Bupati Heriyus yang dibacakan Andri Raya, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Pelatihan ini dianggap penting untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan aparatur dalam memastikan terpenuhinya pelayanan dasar masyarakat sesuai standar yang ditetapkan. Disampaikan bahwa penerapan SPM menjadi salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal tersebut karena pelayanan dasar merupakan hak masyarakat yang harus dipenuhi secara berkualitas, merata, dan berkeadilan.

Tantangan geografis serta luas wilayah Kabupaten Murung Raya juga menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama dalam menjangkau masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan dan pelosok.

Upaya peningkatan kompetensi aparatur ini sekaligus mendukung visi pembangunan Murung Raya 2025–2030, yaitu Murung Raya HEBAT, Semakin Maju, Semakin Sejahtera Menuju Murung Raya EMAS Tahun 2030. Pembangunan daerah, menurutnya, tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan mutu pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta kesejahteraan masyarakat juga harus menjadi prioritas. Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan mampu menguasai aspek teknis penerapan SPM, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga monitoring dan evaluasi.

Bupati juga mengingatkan peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah, serta menjadikan data sebagai dasar dalam menentukan kebijakan. Andri Raya menambahkan, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama diklat hendaknya dapat diterapkan di lingkungan kerja masing-masing. Dengan demikian, aparatur semakin profesional, kompeten, dan mampu menyesuaikan diri dengan berbagai tantangan pelayanan publik.

Pemkab Murung Raya berharap kegiatan ini dapat menghasilkan aparatur yang memiliki kapasitas lebih baik dalam menjamin pemenuhan pelayanan dasar masyarakat. Melalui penguatan kompetensi tersebut, pemerintah daerah menargetkan pelayanan publik semakin optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah terpencil.(red)