BeritaEksekutifPemkab Kotawaringin Timur

Pemkab Kotim Apresiasi Yayasan SFL Sampit Gelar Turnamen Sepakbola

131
×

Pemkab Kotim Apresiasi Yayasan SFL Sampit Gelar Turnamen Sepakbola

Sebarkan artikel ini
Kadispora Kotim, M. Irfansyah, saat melakukan tendangan kehormatan tanda dimulainya turnamen sepakbola Yayasan Sampit Football Legends Cup 2025, Minggu (7/12/2025). (Foto-Normansyah)

Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotawaringin Timur, Muhammad Irfansyah, memberikan apresiasi atas inisiatif Yayasan Sampit Football Legends Cup 2025, yang secara konsisten menggelar kegiatan sepak bola di daerah. Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi sarana pengembangan bakat atlet, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antar komunitas sepak bola di Kotim.

 

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur tentu mengapresiasi kegiatan seperti ini. Selain sebagai ajang pembinaan atlet, ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi insan sepak bola,” ujarnya, Minggu 7 Desember 2025.

 

Irfansyah juga menjelaskan, hingga saat ini belum ada rencana turnamen besar yang digelar langsung oleh pemerintah daerah dalam waktu dekat. Namun demikian, aspirasi masyarakat tetap menjadi perhatian dan akan disesuaikan dengan perencanaan pembangunan daerah.

 

“Harapan dari masyarakat tentu ada. Ke depan kita akan melihat perencanaannya, menyesuaikan dengan RPJMD, apalagi kita juga memiliki rencana pembangunan Sport Center di Kabupaten Kotim. Mudah-mudahan bisa terlaksana,” katanya.

 

Sambil menunggu terealisasinya pembangunan tersebut, Pemkab Kotim masih mengoptimalkan fasilitas olahraga yang tersedia, salah satunya Stadion 29 November Sampit, sembari membuka peluang pengembangan olahraga ke depannya.

 

Sementara itu, Ketua Yayasan Sampit Football Legends (SFL), Yasmin, menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar pihaknya merupakan kelanjutan dari gerakan komunitas sepak bola yang telah berjalan sejak 2017.

 

Sebelum berbadan hukum yayasan, SFL dikenal sebagai komunitas yang rutin mengadakan turnamen seperti S. Parman Cup dan Agustiar Cup yang sempat digelar selama tiga tahun berturut-turut.

 

“Sejak awal berdiri, kami memang fokus pada kegiatan sepak bola di Sampit. Turnamen ini menjadi wadah bagi insan sepak bola di Kotim agar mereka bisa menyalurkan bakat tanpa rasa khawatir,” jelas Yasmin.

 

Ia menambahkan, selain memberikan ruang kompetisi, kegiatan tersebut juga bertujuan menjaring bibit-bibit potensial yang nantinya bisa dipersiapkan menghadapi ajang tingkat lebih tinggi, seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun kejuaraan lainnya.

 

“Kalau ada anak-anak muda yang berpotensi, harapan kami ke depan mereka bisa mewakili Kotim di level yang lebih tinggi,” katanya.

 

Yasmin juga menyinggung kondisi internal organisasi yang saat ini masih menunggu pelaksanaan musyawarah kabupaten untuk pembentukan kepengurusan baru, seiring belum jelasnya jadwal dari asosiasi provinsi. Meski demikian, pihaknya menegaskan komitmen untuk tetap mendukung kemajuan sepak bola daerah.

 

“Siapapun nanti pengurusnya, prinsipnya kami tetap mendukung. Harapan kami sepak bola Kotim bisa berkembang lebih baik dan kompetisi bisa berjalan kembali secara berkelanjutan,” tegasnya.

 

Terkait teknis pelaksanaan, Yasmin berharap kondisi lapangan tetap mendukung meskipun cuaca kurang bersahabat. Menurutnya, standar kelayakan lapangan tetap menjadi prioritas demi keselamatan pemain.

 

“Kalau cuaca tidak memungkinkan dan lapangan tidak layak digunakan, tentu ada pertimbangan untuk menghentikan pertandingan. Alternatifnya, kami berharap bisa meminjam stadion dengan bantuan pemerintah daerah jika kondisi lapangan tergenang,” pungkasnya. (man)