PALANGKA RAYA, eNewskalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penguatan kapasitas aparatur. Hal ini ditandai dengan dibukanya Pelatihan Manajemen Pelayanan Publik Lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalteng, Sunarti, di Palangka Raya, Senin (18/5/2026).
Dalam sambutannya, Sunarti menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan wajah utama pemerintah yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Pelayanan publik adalah wajah utama pemerintah. Dari situlah masyarakat menilai kinerja kita. Jika pelayanan baik, maka kepercayaan publik juga akan meningkat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Menurutnya, tantangan pelayanan publik saat ini semakin kompleks seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat di era reformasi birokrasi. Oleh sebab itu, aparatur dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“ASN tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Kita harus adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), salah satunya melalui peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
Pelatihan yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kapasitas aparatur dalam mengelola pelayanan secara profesional, efisien, dan berorientasi pada hasil.
“Hadirin yang saya hormati, keberhasilan pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh sistem yang canggih, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya. Aparatur yang profesional dan berintegritas adalah kunci utama,” jelasnya.
Sunarti juga mendorong seluruh peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini secara maksimal sebagai sarana peningkatan kemampuan.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan berkembang. Jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas pelayanan di unit kerja masing-masing,” tambahnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, akan lahir aparatur yang lebih kompeten, responsif, dan berdaya saing, sehingga pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah semakin optimal dan mampu memenuhi harapan masyarakat.(Zen)












