Katingan. eNewskalteng.com — Perusahaan pengolahan rotan PT Harmoni Usaha Indonesia (HUI) resmi menandatangani kontrak ekspor produk jadi berbahan baku rotan ke Amerika Serikat dengan nilai mencapai 10 juta dolar AS per tahun. Launching ekspor perdana tersebut digelar di Pusat Industri Kerajinan Rotan Dukuh, Kecamatan Hampangen, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Katingan sebagai bentuk komitmen dalam mendorong kebangkitan industri rotan di daerah yang sempat mati suri akibat turunnya harga dan menurunnya permintaan pasar.
Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, PT HUI melibatkan 16 kelompok masyarakat pengrajin rotan di beberapa kecamatan. Para pengrajin tersebut diberdayakan dalam proses penganyaman dan pengolahan bahan baku menjadi produk bernilai ekspor.
Bupati Katingan Saiful menyampaikan bahwa keberhasilan ekspor ini menjadi bukti nyata potensi ekonomi masyarakat jika dikelola dengan baik dan mendapat dukungan dari dunia usaha. Ia menegaskan pemerintah akan terus mendukung sektor rotan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah. “Pemerintah sangat mengapresiasi langkah PT HUI yang telah membuka peluang besar bagi masyarakat Katingan. Ini menjadi semangat baru untuk membangkitkan kejayaan rotan dan memperluas pasar ke luar negeri,” ujar Saiful.
Direktur PT Harmoni Usaha Indonesia, Mr. Kosim, mengatakan bahwa kontrak ekspor ini menjadi langkah awal untuk memperkuat posisi rotan Katingan di pasar global. “Permintaan dari Amerika Serikat terus meningkat, dan kami berkomitmen untuk menjaga kualitas serta kapasitas produksi bersama para pengrajin lokal,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, hadir perwakilan Duta Besar Kanada, Ramirez, yang memberikan apresiasi terhadap sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah. Ramirez berharap industri rotan di Katingan dapat menjadi contoh pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Kolaborasi antara PT HUI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu mengembalikan kejayaan rotan Katingan sekaligus memperkuat posisi produk kerajinan lokal di pasar internasional.(dan)












