Palangka Raya, eNewskalteng.com – Komisi III DPRD Kota Palangka Raya mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan (Disdik) untuk melakukan redistribusi tenaga pendidik sebagai upaya mengatasi kekurangan guru di sejumlah sekolah negeri. Salah satu opsi yang diusulkan adalah menata kembali penempatan guru aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini masih bertugas di sekolah swasta, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi masing-masing lembaga pendidikan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah, mengatakan rekomendasi tersebut muncul setelah pihaknya melakukan kunjungan dan evaluasi ke sejumlah sekolah yang masih menghadapi keterbatasan tenaga pengajar. “Berdasarkan hasil rekomendasi yang kami rumuskan, salah satunya adalah penataan kembali guru ASN yang saat ini mengajar di sekolah swasta. Namun pelaksanaannya tetap harus mempertimbangkan dampak positif dan negatifnya,” ujarnya usai mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi dan Penataan Formasi Guru untuk Pemenuhan Kebutuhan Guru pada Sekolah Negeri di Aula Hapakat Jaya Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Rabu (17/6/2026).
Menurut Dede, proses redistribusi tidak dapat dilakukan secara mendadak. Dinas Pendidikan perlu berkoordinasi dengan yayasan maupun sekolah swasta agar perpindahan guru tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar yang sedang berjalan.
Ia menilai setiap sekolah swasta perlu diberikan waktu untuk menyiapkan tenaga pengganti sebelum guru ASN dipindahkan ke sekolah negeri yang membutuhkan. “Bisa saja pihak sekolah meminta waktu satu hingga tiga bulan untuk mencari pengganti terlebih dahulu. Mekanisme dan teknis pelaksanaannya tentu menjadi kewenangan Dinas Pendidikan,” katanya.
Dede menegaskan DPRD berperan memberikan masukan dan rekomendasi dalam penyelesaian persoalan pendidikan. Sementara pelaksanaan kebijakan berada di tangan pemerintah daerah melalui perangkat daerah terkait.
Menurutnya, pemerataan tenaga pendidik menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan seluruh sekolah negeri memiliki jumlah guru yang memadai. “Setidaknya kami sudah berupaya mencarikan solusi dan mendorong pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan untuk mengatasi kekurangan guru yang masih terjadi di sejumlah sekolah negeri,” tutupnya.(nis)












