BeritaPemkab Kotawaringin TimurTeknologi

Komandan Kodim 1015/Sampit Targetkan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Selesai 20 Hari

12
×

Komandan Kodim 1015/Sampit Targetkan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Selesai 20 Hari

Sebarkan artikel ini
Suasana usai peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Perintis Garuda di dusun Tandang Desa Barunang Miri Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (6/4/2026). (Photo-Normansyah)

Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com -Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, menegaskan Jembatan Perintis Garuda di dusun Tandang Desa Barunang Miri Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur, yang dibangun diatas bentangan sungan Tualan, ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 20 hari sejak dimulainya pekerjaan. “Pembangunan jembatan ini dengan lebar sungai sekitar 70 meter dengan bentangan  sepanjang 80 meter, sejak hari ini dilaksanakan ground breaking dan ditargetkan rampung sekitar 20 hari kedepan,” kata Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, Senin (6/4/2026).

Dandim mengungkapkan, jembatan tersebut diharapkan menjadi solusi atas kesulitan akses transportasi yang selama ini dialami masyarakat di wilayah tersebut.  Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program TNI yang dilaksanakan atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. “Kami melibatkan unsur teknis dari Jidam 22 Tambun Bungai, personel pekerja dari Yonif TP 831 Panunjung Tarung, personel Kodim 1015/Sampit, termasuk masyarakat sekitar. Juga dilibatkan konsultan sipil dari wilayah Kotim sehingga pembangunan dapat berjalan lancar, tidak ada kecelakaan kerja, dan spesifikasi pembangunan sesuai modul yang dikeluarkan oleh Pusat TNI Angkatan Darat,” jelasnya.

Ia berharap pembangunan jembatan tersebut dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan akses transportasi, khususnya warga Dusun Tandang dan Dusun Kota Baru di Desa Barunang Miri.

Sementara itu menurut warga Dusun Kotabaru, Sidiq, mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan jembatan tersebut karena akan sangat membantu aktivitas masyarakat, terutama bagi anak-anak yang selama ini harus menyeberangi sungai untuk bersekolah. “Selama ini kami dari dusun seberang hanya bisa menggunakan kelotok atau lanting sehingga sangat menyulikan anak-anak bersekolah dan warga lantaran memakan waktu. Mudah-mudahan dengan adanya jembatan ini anak-anak bisa berangkat sendiri atau menggunakan sepeda motor sehingga lebih mudah dan cepat,” katanya.

Sidiq berharap, pembangunan jembatan dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. “Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, mudah-mudahan selalu diberi kesehatan dan keselamatan. Kami juga mengapresiasi jajaran Kodam XXII Tambun Bungai, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Korem 102/Panju Panjung, Kodim 1015 Sampit, jajaran Polri, serta semua pihak yang telah berjuang demi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (man)