BeritaBisnisDPRD PalangkarayaEkonomiLegislatifOlahraga

Isen Mulang FC Buka Harapan Baru bagi Talenta Muda Sepak Bola Kalteng

3
×

Isen Mulang FC Buka Harapan Baru bagi Talenta Muda Sepak Bola Kalteng

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo.

Palangka Raya, eNewskalteng.com — Kehadiran Isen Mulang FC di kompetisi Liga 1 dinilai membawa angin segar bagi perkembangan sepak bola usia dini di Kalimantan Tengah. Klub profesional asal Kalteng tersebut dianggap dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk lebih serius mengembangkan kemampuan dan mengejar karier sebagai pesepak bola.

Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo, menilai keberadaan klub yang berkompetisi di level tertinggi sepak bola nasional dapat memberikan gambaran nyata mengenai jenjang karier bagi pemain muda.

Menurut Sigit, anak-anak yang saat ini mengikuti pembinaan sejak tingkat grassroots hingga kelompok usia U-10 dan U-15 memiliki kesempatan untuk melihat bahwa kemampuan mereka dapat berkembang hingga menjadi pemain profesional.

“Dengan adanya klub Liga 1, anak-anak kita memiliki tujuan yang lebih jelas. Mereka bisa melihat bahwa ada jalan untuk menjadi pemain sepak bola profesional,” ujar Sigit, Rabu (19/8/2026).

Ia mengatakan kehadiran Isen Mulang FC juga berpotensi melahirkan figur-figur baru yang dapat menjadi panutan bagi generasi muda Kalteng. Para pemain profesional dinilai dapat memberikan motivasi sekaligus contoh mengenai pentingnya latihan dan kedisiplinan dalam membangun karier olahraga.

Sigit berharap momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan pemain sejak usia dini. Menurutnya, pengembangan talenta tidak dapat hanya mengandalkan klub profesional, tetapi membutuhkan dukungan sekolah, keluarga, komunitas olahraga, dan pemerintah.

Salah satu langkah yang dinilainya penting adalah meningkatkan kualitas pembinaan olahraga di tingkat sekolah, khususnya jenjang SMP. Kompetisi internal dan kegiatan olahraga di sekolah perlu diperkuat agar semakin banyak anak mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan bakatnya.

“Pembinaan harus terus ditingkatkan. Sekolah dan berbagai pihak perlu ikut berperan agar semakin banyak pemain lokal yang nantinya mampu bersaing dan mengisi skuad Isen Mulang FC,” katanya.

Selain memiliki tim senior di Liga 1, Isen Mulang FC juga dinilai telah membuka ruang pembinaan melalui kelompok usia. Program Elite Pro Academy (EPA) menjadi salah satu jalur yang dapat dimanfaatkan pemain muda untuk memperoleh pengalaman kompetitif.

Saat ini, pembinaan usia muda tersebut mencakup kelompok U-15, U-18, dan U-20. Keberadaan kelompok usia tersebut dinilai penting karena memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk berkembang secara bertahap sebelum memasuki level profesional.

Sigit berharap keberadaan Isen Mulang FC tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalteng, tetapi juga memberikan dampak terhadap ekosistem sepak bola daerah. Semakin kuat pembinaan di tingkat akar rumput, semakin besar pula peluang lahirnya pemain lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Menurutnya, kesinambungan antara pembinaan usia dini dan kompetisi profesional harus terus dibangun. Dengan begitu, anak-anak Kalteng memiliki jalur yang lebih jelas untuk mengembangkan bakat sekaligus mengejar cita-cita menjadi pesepak bola profesional.

Ke depan, ia mendorong seluruh pihak untuk menjadikan momentum kehadiran Isen Mulang FC sebagai kesempatan memperkuat pembinaan sepak bola dari tingkat dasar hingga profesional.

“Harapannya, semakin banyak anak-anak Kalteng yang memiliki kesempatan berkembang dan suatu saat bisa menjadi bagian dari tim profesional,” pungkasnya.