Palangka Raya, eNewskalteng.com – Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menyoroti peran kontraktor dalam pelaksanaan proyek di Kota Palangka Raya. Ia mengingatkan agar setiap pekerjaan infrastruktur memperhatikan kondisi cuaca dan faktor teknis lainnya yang bisa mempengaruhi hasil.
Kontraktor juga diminta mengedepankan kualitas pekerjaan, bukan sekadar mengejar keuntungan. Sebab, proyek yang dikerjakan asal-asalan akan berdampak buruk bagi masyarakat dan menguras anggaran pemeliharaan di kemudian hari.
“Ini kan tentunya merugikan masyarakat dan pemerintah kota. Kalau infrastruktur yang dibangun tidak bertahan lama, tentunya anggaran pemeliharaan harus dikeluarkan sebelum waktunya,” katanya Selasa (8/7/2025).
Ia menegaskan bahwa pemerataan pembangunan merupakan kunci untuk mencegah kecemburuan sosial dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah kota.
“Kalau akses dan sebagainya itu mudah, tentu masyarakat di pinggiran kota pun tidak akan kesusahan lagi dalam membawa barang untuk dijual ke sana, atau membawa hasil kebunnya untuk dijual ke kota,” pungkas Nenie.(y)












