Muara Teweh, eNewskalteng.com – Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-45 dan Hari Ikan Nasional ke-12, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Barito Utara bekerja sama dengan TP PKK Barito Utara menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat kabupaten tahun 2025.
Kepala DKPP Barito Utara, H. Siswandoyo, mengatakan bahwa lomba ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong masyarakat menerapkan pola konsumsi pangan sehat yang berbasis potensi pangan lokal. “Lomba ini adalah upaya nyata pemerintah daerah untuk mendorong masyarakat menerapkan pola konsumsi pangan yang sehat, beragam, bergizi, seimbang, dan aman berbasis potensi pangan lokal,” ujar Siswandoyo saat menyampaikan laporan kegiatan.
Kegiatan yang digelar pada Minggu (16/11/2025) di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Utara itu dihadiri oleh Ketua TP PKK Barito Utara Hj Maya Savitri Shalahuddin, Ketua GOW Barito Utara, Sekretaris, para kepala bidang, pejabat fungsional, serta peserta dari sembilan kecamatan dan organisasi wanita.
Siswandoyo menjelaskan bahwa lomba ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal. Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kreativitas peserta dalam menyusun menu sehat, sekaligus mendukung program percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Barito Utara.
Tiga dewan juri yang menilai jalannya lomba yaitu Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara Hj Maya Savitri Shalahuddin, Spesialis Gizi RSUD Muara Teweh dr Putu Roseputri Bajirani, Sp.GK, serta Head Chef Hotel ADCA Muara Teweh Ganda Saputra.
Lebih lanjut, Siswandoyo mengungkapkan bahwa pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan TP PKK Barito Utara untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui program diversifikasi pangan lokal. Berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat sudah dilakukan, di antaranya sosialisasi konsumsi pangan B2SA dan pelatihan diversifikasi pangan lokal di sejumlah desa. “Kami berharap kegiatan ini dapat terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan lokal yang sehat dan bergizi,” jelasnya.(red)












