Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Legislator Partai Golkar, Riskon Fabiansyah, kembali menegaskan agar kasus viral penggunaan ambulans RS Pratama Parenggean yang dipakai untuk mengangkut pakan ayam tidak dianggap selesai begitu saja. Ia meminta Dinas Kesehatan Kotim untuk menjadikannya pelajaran penting dalam memperketat pengawasan seluruh armada ambulans yang tersebar di rumah sakit dan puskesmas, Jumat (24/10/2025).
Riskon menjelaskan, mereka sudah mendengar langsung klarifikasi dari Direktur RS Pratama Parenggean. Bahwa yang bersangkutan sudah dipanggil dan diberikan teguran. Ini menjadi catatan penting bagi semua pihak. “Kami telah melakukan klarifikasi dan sopir ambulans yang bersangkutan telah diberi teguran tertulis dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Langkah itu sudah tepat dengan mempertimbangkan sisi kemanusiaan dan rekam jejak positif pegawai yang selama ini dinilai berdedikasi tinggi,” tandasnya.
Politisi muda dari Fraksi Golkar ini menegaskan, agar kasus tersebut tidak dianggap selesai begitu saja. Ia meminta Dinas Kesehatan Kotim untuk menjadikannya pelajaran penting dalam memperketat pengawasan seluruh armada ambulans yang tersebar di rumah sakit dan puskesmas. “Kami sudah mengingatkan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kotim bahwa penggunaan seluruh aset ambulans harus dimonitoring dan dievaluasi secara berkala. SOP-nya juga harus ditegakkan agar kejadian seperti ini tidak terulang di kemudian hari,” tegasnya.
Pengawasan yang kuat dan sistematis ungkap Riskon akan membantu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan publik. “Ambulans adalah aset vital yang harus digunakan sesuai peruntukan untuk pelayanan pasien. Untuk itu manajemen rumah sakit dan puskesmas harus memastikan pengawasan dan pengendalian aset dilakukan lebih disiplin sesuai SOP,” pungkasnya.(man)












