BeritaEksekutifPemkab Barito Selatan

Bupati Barsel Eddy Raya Tegaskan Pajak Daerah Jadi Pilar Pembangunan dan Kemandirian Barsel

111
×

Bupati Barsel Eddy Raya Tegaskan Pajak Daerah Jadi Pilar Pembangunan dan Kemandirian Barsel

Sebarkan artikel ini
Bupati Barito Selatan H. Eddy Raya Samsuri photo bersama usai membuka kegiatan Sosialisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Tahun 2025.(Photo/ruly)

Buntok, eNewskalteng.com — Bupati Barito Selatan H. Eddy Raya Samsuri membuka kegiatan Sosialisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Tahun 2025 yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kamis (31/7/2025) lalu.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Gunung Bintang Awai ini bertujuan meningkatkan kesadaran wajib pajak dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Acara tersebut turut dihadiri Tim Ahli Bupati, Baharudin H. Lisa dan Satya Titiek Atyani Djoedir, serta diikuti oleh perwakilan perusahaan pertambangan, perkebunan, jasa, dan para kepala desa se-Kecamatan Gunung Bintang Awai.

Camat Gunung Bintang Awai, Armadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 188.45/203/2025 tentang Pembentukan Satgas Optimalisasi PAD.

Menurut Armadi, sosialisasi ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif untuk melaporkan kewajiban pajak secara tepat waktu serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam sistem perpajakan daerah.

Sementara itu, Plt. Kepala Bapenda Barito Selatan, Selviriyatmi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berpedoman pada UU Nomor 1 Tahun 2022, Perda Barsel Nomor 2 Tahun 2024, serta Perbup Nomor 8 hingga 11 Tahun 2025, yang mengatur jenis pajak daerah dan mekanisme pemungutannya.

Dalam sambutannya, Bupati Eddy Raya menegaskan bahwa pajak dan retribusi merupakan instrumen utama pembiayaan pembangunan daerah, yang hasilnya kembali kepada masyarakat dalam bentuk layanan publik. “Pajak dan retribusi daerah adalah tulang punggung pembangunan. Hasilnya kembali untuk kita semua, dalam bentuk jalan yang bagus, pelayanan kesehatan, pendidikan, penerangan, air bersih, hingga program sosial,” tegas Eddy.

Ia menambahkan, pembentukan Satgas Optimalisasi PAD dimaksudkan untuk menggali potensi pendapatan daerah secara maksimal, namun tetap menjaga keseimbangan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan.

Usai acara, Bupati bersama rombongan meninjau sejumlah perusahaan di wilayah tersebut untuk melihat langsung implementasi kewajiban perpajakan sekaligus memperkuat komunikasi dua arah dengan para pelaku usaha. “Kami ingin pembangunan dan usaha dapat tumbuh bersama, secara adil dan transparan,” pungkas Eddy.(red)

Penulis  : Ruly

Editor    : Andi Kadarusman