BeritaEkonomiEksekutifPemkab Barito Utara

Bupati Barito Utara Targetkan Adipura, Pembenahan Kebersihan Dikebut

11
×

Bupati Barito Utara Targetkan Adipura, Pembenahan Kebersihan Dikebut

Sebarkan artikel ini
Bupati Shalahuddin saat menyampaikan amanat pada Apel Gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Muara Teweh. eNewskalteng.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai memantapkan langkah untuk meningkatkan kualitas kebersihan dan pengelolaan lingkungan di daerah. Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menargetkan Kabupaten Barito Utara dapat meraih penghargaan Adipura dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun mendatang.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap persoalan kebersihan, khususnya pengelolaan sampah yang selama ini masih menjadi salah satu tantangan di wilayah Barito Utara.

Shalahuddin menegaskan, upaya memperbaiki kebersihan daerah harus dilakukan secara terarah dan disertai sasaran yang jelas. Menurutnya, penghargaan Adipura tidak hanya dipandang sebagai sebuah pencapaian administratif, tetapi juga menjadi indikator keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Setiap pekerjaan harus memiliki target dan pencapaian. Adipura bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga menjadi bukti keseriusan kita dalam mengelola kebersihan dan lingkungan,” ujar Shalahuddin.

Untuk merealisasikan target tersebut, Bupati telah meminta Dinas Lingkungan Hidup menyusun langkah dan strategi yang lebih komprehensif. Pembenahan tidak hanya menyangkut kebersihan di kawasan perkotaan, tetapi juga mencakup sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Shalahuddin juga menyatakan kesiapannya untuk terlibat langsung dalam mendukung proses pembenahan, termasuk dalam pembahasan kebutuhan anggaran. Pemerintah daerah juga membuka peluang melibatkan tenaga ahli atau konsultan guna mendapatkan masukan terkait sistem pengelolaan sampah yang sesuai dengan kebutuhan Barito Utara.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong perubahan dari pola pengelolaan sampah yang selama ini berjalan menuju sistem yang lebih tertata, modern, dan memiliki dampak jangka panjang terhadap kualitas lingkungan.

Muara Teweh sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas masyarakat di Barito Utara akan menjadi salah satu titik penting dalam gerakan pembenahan kebersihan tersebut. Pemerintah daerah berharap peningkatan kebersihan kota dapat dilakukan secara konsisten dengan melibatkan seluruh perangkat daerah serta masyarakat.

Bupati menilai keberhasilan program tersebut tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi faktor penting agar perubahan yang dilakukan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Target ini harus menjadi motivasi bersama. Saya sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dalam dua atau tiga tahun ke depan Adipura harus sudah ada di Barito Utara,” tegasnya.

Dengan target tersebut, Pemkab Barito Utara berupaya menjadikan peningkatan kebersihan dan pengelolaan lingkungan sebagai agenda pembangunan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.