BeritaPemkab Barito UtaraPeristiwa

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin Lantik 136 Pejabat, Tekankan Integritas dan Evaluasi Berkala

3
×

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin Lantik 136 Pejabat, Tekankan Integritas dan Evaluasi Berkala

Sebarkan artikel ini
Bupati Barito Utara H Shalahuddin saat melantik sebanyak 136 pejabat eselon II, III dan IV, diantara 136 tersebut 18 orang pejabat eselon II yang dilantik di gedung Balai Antang Muara Teweh, Senin (4/5).(Photo/Diskominfo)

Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan terhadap 136 pejabat struktural dan fungsional di lingkungan pemerintah daerah yang digelar di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Senin (4/5/2026). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati H. Shalahuddin dan turut dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan bukan sekadar posisi struktural. Menurutnya, seluruh pejabat diminta segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru serta memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing agar pelayanan publik tetap berjalan optimal. “Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan disiplin, integritas, dan komitmen untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa proses pelantikan telah melalui tahapan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk memperoleh persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Ia menekankan pentingnya serah terima jabatan secara tertib, termasuk penyerahan dokumen dan fasilitas kedinasan, guna memastikan kesinambungan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, pejabat lama yang mengalami rotasi diminta tetap memberikan dukungan data apabila dibutuhkan dalam proses pemeriksaan atau audit oleh lembaga terkait. Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kinerja seluruh pejabat akan dievaluasi secara berkala setiap enam bulan sebagai bagian dari pembinaan dan peningkatan kapasitas aparatur. “Evaluasi dilakukan secara objektif. Bila kinerja tidak memenuhi target, maka penyesuaian jabatan dapat dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan organisasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya nilai loyalitas, kejujuran, pengabdian, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas pemerintahan. Adapun dari total 136 pejabat yang dilantik, terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, serta pejabat fungsional di berbagai perangkat daerah.(red)