BEIJING, 12 September (Xinhua), eNewskalteng.com — Perkembangan BRICS dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan signifikan, terutama setelah kelompok tersebut memperluas keanggotaannya.

Ekspansi tersebut tidak hanya memperbesar jumlah negara yang terlibat, tetapi juga meningkatkan keterwakilan dan pengaruh BRICS dalam berbagai isu global. Dengan cakupan anggota yang semakin luas, negara-negara BRICS kini mewakili hampir separuh populasi dunia. Kelompok ini juga menyumbang sekitar 30 persen terhadap output ekonomi global serta sekitar seperlima dari keseluruhan perdagangan dunia.
Besarnya kontribusi tersebut menempatkan BRICS pada posisi yang semakin penting dalam perekonomian internasional. Perluasan BRICS sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi negara-negara anggotanya untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kerja sama ekonomi, serta mendorong pembangunan yang saling menguntungkan.
Dalam perkembangan terbaru, kerja sama BRICS yang semakin luas mulai memasuki fase baru yang menekankan pembangunan berkualitas tinggi. Tahap tersebut diharapkan dapat mendorong kerja sama yang lebih efektif, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat negara-negara anggota. Dengan semakin kuatnya representasi negara berkembang dalam BRICS, kelompok tersebut memiliki peluang lebih besar untuk memainkan peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan global yang lebih seimbang.
Kerja sama yang lebih luas juga menjadi landasan bagi BRICS untuk memperkuat koordinasi di tengah perubahan ekonomi dan geopolitik dunia. Ke depan, pengembangan kerja sama BRICS diarahkan tidak hanya pada perluasan skala, tetapi juga pada peningkatan kualitas, efektivitas, dan keberlanjutan berbagai bentuk kerja sama antarnegara anggota.(red)










