Puruk Cahu, eNewskalteng.com – Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin bersama Ketua DPRD dan Wakil Ketua I DPRD Murung Raya melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Murung Raya dari Gugus Depan 01.112 Pondok Pesantren Modern Nailur Autar, Desa Danau Usung, Kecamatan Murung, Sabtu (26/9/2026). Kontingen tersebut terdiri dari para santriwati yang akan membawa nama Kabupaten Murung Raya dalam ajang Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 di Malang, Jawa Timur.
Dalam prosesi pelepasan, Rahmanto menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada para peserta yang mendapat kesempatan mewakili daerah pada kegiatan tingkat nasional tersebut. Ia juga memastikan pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap keikutsertaan para santriwati. Rahmanto berpesan agar seluruh peserta menjaga kondisi kesehatan, menerapkan kedisiplinan, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab. “Kami berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan, disiplin, serta memanfaatkan ajang nasional ini untuk menimba pengalaman seluas-luasnya,” ujar Rahmanto.
Menurutnya, keikutsertaan dalam kegiatan Pramuka tidak hanya menjadi sarana untuk memperluas pengalaman, tetapi juga dapat membentuk karakter dan kemandirian peserta. Para santriwati diharapkan mampu mengembangkan keterampilan, memperkuat semangat kebangsaan, serta menumbuhkan jiwa patriotisme. Rahmanto menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, mandiri, serta mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Murung Raya Rumiadi yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Murung Raya menjelaskan, kontingen yang diberangkatkan terdiri dari delapan santriwati dan satu orang pembina. Mereka akan mengikuti kegiatan selama tujuh hari, yakni mulai 30 September hingga 6 Oktober 2026. Seluruh rangkaian PPSN VI tersebut dipusatkan di Pondok Pesantren An-Nur II, Malang, Jawa Timur.
PPSN merupakan ajang pertemuan pramuka dari kalangan pondok pesantren yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pada pelaksanaan PPSN VI tahun ini, kegiatan mengangkat semangat ekoteologi. Tema tersebut diarahkan pada penguatan karakter santri, kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, penguatan nilai kebangsaan, sekaligus mendorong tumbuhnya daya saing global di kalangan generasi muda pesantren.(red)












