BeritaEksekutifPemkab Katingan

Bank Kalteng Launching EDC untuk Pajak Non Tunai di Kabupaten Katingan

85
×

Bank Kalteng Launching EDC untuk Pajak Non Tunai di Kabupaten Katingan

Sebarkan artikel ini
Pimpinan PT Bank Kalteng Cabang Kasongan Hendra Loren bersama Kepala Bapenda Kabupaten Katingan H Eka Suryadilaga memperlihatkan naskah kerja sama pada Sosialisasi dan Launching EDC.

Kasongan. eNewskalteng.com — PT Bank Kalteng meluncurkan layanan Elektronik Data Capture (EDC) bagi jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan. Acara sosialisasi sekaligus launching berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bappedalitbang Kabupaten Katingan, Senin (15/9/2025).

Senior Eksekutif Vice President Bisnis PT Bank Kalteng, Yuyu Syafrudin, mengatakan penerapan mesin EDC bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemudahan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak secara non tunai. Selain itu, sosialisasi dan pelatihan diberikan kepada petugas penagih pajak agar mampu mengoperasikan perangkat tersebut dengan baik. “Karena ini mesin elektronik yang membutuhkan jaringan internet, maka sosialisasi sangat penting. Dengan begitu, saat melakukan penagihan, EDC bisa digunakan secara maksimal,” jelas Yuyu.

Pimpinan PT Bank Kalteng Cabang Kasongan, Hendra Loren, menambahkan kerja sama ini merupakan wujud komitmen bersama dengan Pemkab Katingan untuk menghadirkan layanan pembayaran pajak yang lebih mudah, transparan, dan akuntabel. “Inilah salah satu bentuk sinergi kami dengan pemerintah daerah, agar setiap transaksi dapat ditelusuri melalui sistem elektronik dan mengurangi penggunaan uang tunai,” ujarnya.

Kepala Bapenda Kabupaten Katingan, Eka Suryadilaga, menilai kehadiran EDC merupakan inovasi penting untuk mempercepat proses pembayaran sekaligus menghindari potensi penyalahgunaan dana pajak. “Dengan sistem non tunai ini, data tersimpan secara elektronik dan lebih aman. Saya optimis kesadaran masyarakat membayar pajak akan meningkat, sehingga target PAD bisa tercapai,” tegasnya.

Pj Sekda Katingan, Christian Rain, juga memberikan apresiasi. Ia menilai inovasi ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang bersih, transparan, dan modern. “Kami mendukung penuh terobosan ini. Sistem pembayaran elektronik tidak hanya memudahkan masyarakat, tapi juga menutup celah kebocoran pendapatan daerah,” ucapnya.

Christian mengajak seluruh perangkat daerah mendukung sosialisasi agar program ini dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program EDC akan berpengaruh positif terhadap pelayanan publik maupun pertumbuhan ekonomi daerah. “Transparansi dan akuntabilitas keuangan adalah kunci membangun kepercayaan masyarakat. Jika masyarakat percaya, partisipasi mereka dalam membayar pajak juga akan semakin tinggi,” pungkasnya.(red)