BeritaDPRD PalangkarayaLegislatif

Anggota DPRD Sumadi Soroti Potensi Lonjakan Harga, Minta Pengawasan Berkelanjutan Usai Lebaran

8
×

Anggota DPRD Sumadi Soroti Potensi Lonjakan Harga, Minta Pengawasan Berkelanjutan Usai Lebaran

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Sumadi.

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Usai perayaan Hari Raya Idulfitri, perhatian terhadap ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok dinilai tetap penting dan tidak boleh diabaikan. DPRD Kota Palangka Raya menegaskan agar distribusi sembako terus dijaga guna menghindari lonjakan harga di pasaran.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Sumadi, menyampaikan bahwa pengawasan terhadap pasokan pangan harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang hari besar keagamaan. “Pengawasan jangan berhenti setelah Lebaran. Pemerintah dan pihak terkait perlu terus memastikan stok sembako aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Ia menekankan bahwa kelancaran distribusi menjadi faktor utama dalam menjaga kestabilan harga. Gangguan dalam proses penyaluran dapat berdampak langsung pada kelangkaan barang dan memicu kenaikan harga. “Jika distribusi tersendat, dampaknya akan dirasakan masyarakat. Karena itu, jalur distribusi harus dijaga agar tetap lancar,” jelasnya.

Selain itu, DPRD juga menyoroti potensi praktik penimbunan maupun permainan harga oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, instansi terkait diminta meningkatkan pengawasan di lapangan. “Kami mendorong adanya pengawasan ketat terhadap oknum yang mencoba menaikkan harga secara tidak wajar,” tegasnya.

Di sisi lain, DPRD memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai telah berupaya mengendalikan inflasi melalui berbagai langkah, seperti pelaksanaan operasi pasar dan koordinasi dengan distributor. Menurutnya, menjaga stabilitas ekonomi daerah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. “Kolaborasi semua pihak sangat penting agar kondisi ekonomi tetap stabil dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” tutupnya.(nis)